TANJUNG SELOR— Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalimantan Utara (Kaltara) yang berlokasi di Kabupaten Malinau, kembali bersiap menerima tambahan peserta didik pada pertengahan tahun ini.
Kepala SPN Polda Kaltara, Kombes Pol. Erwan Soepai mengatakan, Sebanyak 300 siswa dijadwalkan mulai mengikuti pendidikan pada Juni mendatang. Ia juga memastikan seluruh kebutuhan pendidikan telah terpenuhi sesuai standar yang ditetapkan Mabes Polri.
“Fasilitas sudah lengkap, belum ada lagi yang perlu diusulkan ke Mabes. Semua kebutuhan pendidikan sudah tersedia,” kata Kombes Erwan, Kamis (22/1/2026).
Kombes Erwan mengungkapkan, pendidikan yang akan berjalan ini merupakan angkatan kelima dan keenam sejak SPN Polda Kaltara aktif melaksanakan pendidikan pembentukan.
“Ke depan tentu harus lebih baik, kita ingin semakin banyak lagi personel yang bisa dididik di SPN ini,” ungkapnya.
Dari sisi komposisi peserta, lanjutnya Erwan, sekitar 20 persen siswa merupakan putra daerah asli Kaltara yang berasal dari Pedalaman dan perbatasan.
“Jumlah pastinya saya belum hitung secara detail, tapi SPN tetap memberi ruang prioritas bagi putra daerah tanpa mengabaikan standar seleksi nasional,” ujar Kombes Erwan
“yang jelas putra daerah tetap kita prioritaskan, tapi seleksi harus memenuhi standar. Seperti Psikologi harus lolos, kesehatan, dan kemampuan fisik juga harus cukup,” lanjutnya.
Ia juga menegaskan, Polri telah membuat kebijakan khusus berupa dispensasi bagi putra daerah yang berasal dari wilayah pedalaman, terutama terkait tato dan tinggi badan.
“Kalau putra daerah asli dari pedalaman, ada dispensasi. Itu seperti kebijakan yang juga diterapkan di Papua. Tapi kalau sudah lama tinggal di kota dan sekolah di sini, tentu harus mengikuti ketentuan umum,” tegasnya.
Ia menambahkan, dengan dukungan fasilitas yang memadai dan kebijakan seleksi yang adaptif terhadap kearifan lokal, SPN Polda Kaltara optimistis mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia Polri.
“Ini sekaligus membuka ruang lebih luas bagi putra daerah untuk mengabdi sebagai anggota kepolisian,” tutupnya.
Diketahui pada tahun sebelumnya, SPN Malinau mencatat jumlah siswa pendidikan yang signifikan. Pada tahun 2024 tercatat 121 siswa menjalani pendidikan di SPN Malinau. Kemudian di tahun 2025, sebanyak 110 siswa juga mengikuti pendidikan di tempat yang sama.(*)





