Apel Pagi Polres Nunukan Disorot,Kabidpropam  Tegaskan Disiplin Warning Keras Anggota Bandal  

Rabu, 22 April 2026

NUNUKAN,-Suasana Lapangan Apel Polres Nunukan, Selasa pagi (21/4/2026), tak sekadar rutinitas biasa. Ada pesan keras yang disampaikan langsung oleh Krishadi Permadi, sosok yang dikenal tegas dalam urusan disiplin internal Polri.

Apel pagi yang dimulai pukul 08.00 Wita itu dihadiri jajaran penting, mulai dari Wakapolres Nunukan, para pejabat utama, hingga personel gabungan dari Polda Kalimantan Utara dan Polres Nunukan. Namun, angka kehadiran menjadi sorotan dari total 441 personel, hanya 125 yang hadir.

Data yang dihimpun menunjukkan, ratusan personel lainnya tidak berada di tempat dengan berbagai keterangan mulai dari dinas, pendidikan pengembangan, hingga izin dan sakit. Bahkan, tercatat 17 personel tanpa keterangan, angka yang tak luput dari perhatian pimpinan.

Dalam arahannya, Kombes Pol Krishadi Permadi tidak berbasa-basi. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan adalah harga mati. Tidak ada ruang bagi pelanggaran, sekecil apa pun. “Jaga nama baik institusi, pimpinan, dan diri sendiri,” tegasnya di hadapan peserta apel.

Sorotan berikutnya adalah soal pelayanan kepada masyarakat. Ia menuntut seluruh anggota untuk hadir sebagai pelindung dan pengayom yang humanis, cepat, dan profesional. Bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi benar-benar dirasakan kehadirannya oleh masyarakat.

Yang tak kalah penting, peran perwira juga disinggung tajam. Pengawasan melekat (waskat) disebut sebagai kunci mencegah pelanggaran di tubuh Polri. Para perwira diminta tidak hanya memberi perintah, tetapi aktif turun langsung membina dan mengawasi anggotanya.

Apel pagi yang berlangsung hingga pukul 08.35 Wita itu ditutup dalam kondisi aman dan tertib. Sekira pukul 08.45 Wita, seluruh rangkaian kegiatan dinyatakan selesai tanpa kendala berarti.

Di balik barisan yang tampak rapi, pesan yang disampaikan pagi itu jelas: disiplin bukan sekadar slogan. Ini peringatan keras siapa pun yang melanggar, siap berhadapan dengan konsekuensi ujar Permadi Kepada Media Publika. (MD)

Bagikan:
Berita Terkait