Kebakaran Hebat di Sekatak Buji, 13 Rumah dan Dua Kendaraan Hangus Dilalap Api

Sabtu, 23 Mei 2026

BULUNGAN,—Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Jalan Pangeran Muda RT 001 Desa Sekatak Buji, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 10.30 Wita.

Kapolresta Bulungan Kombes Pol. Rofikoh Yunianto S.I.K. M.H. Melalui humas Aipda Hadi  13 unit rumah dan dua kendaraan milik warga. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Personel Polsek Sekatak bergerak cepat menuju lokasi usai menerima laporan dari masyarakat terkait kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk tersebut.

Salah seorang saksi, Julia (35), mengaku awalnya mencium bau gosong saat berada di rumah bersama Mama Aco.

“Saya mencium bau gosong di sekitar rumah, lalu saya tanya apakah sedang memasak. Tapi Mama Aco bilang tidak memasak,” ujarnya kepada petugas.

Merasa curiga, saksi kemudian memeriksa dapur rumahnya sendiri. Namun tidak ditemukan sumber api. Tak lama kemudian, anak dari Mama Aco berteriak memberitahu bahwa api muncul dari dapur rumah mereka.

“Saat keluar rumah, saya melihat bagian dapur belakang rumah Mama Aco sudah terbakar,” katanya.

Api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lain di sekitarnya yang mayoritas berbahan kayu. Warga sekitar pun berupaya melakukan pemadaman secara manual sambil meminta bantuan.

Akibat kejadian itu, sedikitnya 13 rumah dilaporkan hangus terbakar. Selain rumah warga, satu unit penginapan Rimbana milik Alimudin Anwar juga ikut dilalap api.

Tak hanya bangunan, dua kendaraan turut menjadi korban kebakaran, yakni satu unit sepeda motor Yamaha Matic Frego milik Suryono dan satu unit mobil sedan Toyota Vios.

Daftar rumah yang terbakar di antaranya milik Sabaria, Safi’i, Syahril, Amir, Iwan, Buhari, hingga rumah milik warga yang dikenal dengan sebutan Nenek Day.

Petugas Polsek Sekatak yang berada di lokasi langsung melakukan tindakan kepolisian, mulai dari membantu pemadaman api, mengambil keterangan saksi, melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP), hingga memasang garis polisi di area kebakaran.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Situasi di lokasi kebakaran telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut tutup Hadi.(MD)

Bagikan:
Berita Terkait