BULUNGAN,—Warga Mangkupadi digegerkan dengan peristiwa meninggalnya seorang pria secara mendadak usai melakukan aktivitas mengangkat kayu, Selasa (26/5/2026) siang.
Sebelum kejadian, korban disebut sempat beberapa kali mengeluhkan sakit pada bagian dada dan ulu hati.
Kapolsek Tanjung Palas Timur AKP Ricko Menjelaskan kepada Media Publika, Berdasarkan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian yang berada di samping rumah Haji Ros, korban terlihat memegang bagian dada atau jantung sambil menahan rasa sakit.
“Korban sempat beberapa kali memegang dada dan mengeluhkan sakit di bagian dada hingga ulu hati,” ungkap salah seorang saksi di lokasi.
Keterangan tersebut diperkuat oleh saksi yang tinggal serumah dengan almarhum. Menurutnya, keluhan sakit serupa memang sudah lama dialami korban.
Setelah makan siang, korban diketahui kembali beraktivitas dengan mengangkat kayu di sekitar lokasi kejadian.
Namun tidak lama berselang, korban tiba-tiba terjatuh dan rebah di tempat kejadian perkara (TKP).
Warga yang melihat kejadian itu langsung mendatangi korban untuk memberikan pertolongan. Saat diperiksa, korban sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri dan kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Petugas yang melakukan pemeriksaan awal di lokasi memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Selain itu, tidak ditemukan pula barang bukti yang mengarah pada dugaan tindak pidana seperti penganiayaan, pengeroyokan maupun pembunuhan.
Pihak keluarga melalui anggota keluarga dan saksi di lokasi juga menolak dilakukan autopsi maupun visum terhadap jenazah korban.
Keluarga beralasan ingin segera mengurus proses pemakaman almarhum.
Untuk sementara, jenazah disemayamkan di rumah Bapak Jumardi di wilayah Mangkupadi karena selama ini korban tinggal serumah dengan yang bersangkutan.
Pihak keluarga juga sedang mengupayakan pemulangan jenazah ke Kota Tarakan.
Saat ini, kronologi lengkap dan hasil pendalaman lebih lanjut masih dalam proses pengumpulan keterangan dari para saksi serta pihak terkait ujar Ricko. (MD)





