TARAKAN – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan, Polres Tarakan melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil Kuartal II Tahun 2026 bersama kelompok tani di Kota Tarakan. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (7/5/2026) tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendorong pemanfaatan lahan produktif guna meningkatkan ketersediaan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Penanaman jagung dilaksanakan di lahan yang berada di Jalan Mangkudulis, Kampung Satu Skip, Kecamatan Tarakan Tengah. Kegiatan tersebut melibatkan personel Satpolairud Polres Tarakan, Polsek Tarakan Timur, serta kelompok tani setempat yang bersama-sama melakukan penanaman bibit jagung pipil secara gotong royong. Sinergi antara Polri dan masyarakat ini diharapkan mampu mendukung peningkatan produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Tarakan Timur AKP Jamzani, Kasatpolairud Polres Tarakan IPTU Prabowo Eka Prasetyo, personel Satpolairud Polres Tarakan, personel Polsek Tarakan Timur, serta kelompok tani setempat. Melalui kolaborasi tersebut, Polres Tarakan menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Selain melakukan penanaman, personel kepolisian juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus memanfaatkan lahan yang tersedia untuk kegiatan pertanian produktif. Program penanaman jagung ini diharapkan dapat menghasilkan panen yang optimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Berdasarkan estimasi, hasil panen jagung tersebut diperkirakan dapat dipanen pada awal Agustus 2026.
Kepala Satuan Tugas Ketahanan Pangan Polda Kalimantan Utara, Kombes Pol. Warsono, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan penanaman jagung yang dilakukan jajaran Polres Tarakan merupakan bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan produktif dan pemberdayaan masyarakat.
“Penanaman jagung ini merupakan langkah nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Kami mengapresiasi sinergi yang terjalin antara masyarakat dan jajaran kepolisian dalam memanfaatkan lahan produktif untuk meningkatkan ketersediaan pangan,” ujarnya.
Menurut dia, keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada luas lahan yang ditanami, tetapi juga pada konsistensi pendampingan dan kolaborasi seluruh pihak yang terlibat. Karena itu, Polri akan terus mendukung berbagai program produktif yang mampu meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
“Polri berkomitmen untuk terus hadir bersama masyarakat mulai dari proses penanaman, perawatan hingga panen. Dengan kerja sama yang kuat, kami optimistis program ketahanan pangan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Kombes Pol. Warsono.
Melalui kegiatan penanaman jagung pipil Kuartal II Tahun 2026 tersebut, Polres Tarakan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional. Diharapkan, hasil panen yang diperoleh nantinya mampu memberikan kontribusi terhadap ketersediaan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani di Kota Tarakan.





