MALINAU – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya melalui pemberian bantuan sarana pertanian berupa mesin pompa air kepada kelompok tani jagung binaan Polres Malinau dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung keberhasilan program swasembada pangan yang tengah digalakkan pemerintah.
Penyerahan bantuan mesin pompa air menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan petani dalam mengelola lahan pertanian, khususnya untuk menjamin ketersediaan air bagi tanaman jagung. Dengan dukungan sarana yang memadai, para petani diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan lahan serta meminimalkan kendala yang dihadapi selama proses budidaya.
Kelompok tani binaan Polres Malinau selama ini aktif mengembangkan komoditas jagung sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional. Berbagai kegiatan mulai dari penanaman, perawatan hingga panen terus mendapat pendampingan dari jajaran Polri guna memastikan hasil produksi pertanian dapat meningkat secara berkelanjutan. Program tersebut telah menunjukkan hasil positif melalui sejumlah panen jagung yang berhasil dilaksanakan oleh kelompok tani binaan di berbagai wilayah Kabupaten Malinau.
Bantuan mesin pompa air ini diharapkan mampu mendukung pengembangan lahan pertanian jagung yang lebih luas sekaligus meningkatkan hasil produksi petani. Selain itu, keberadaan sarana pertanian tersebut juga menjadi motivasi bagi kelompok tani untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Kepala Satuan Tugas Ketahanan Pangan Polda Kalimantan Utara, Kombes Pol. Warsono, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa bantuan sarana pertanian merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
“Bantuan mesin pompa air ini menjadi dukungan yang sangat penting bagi para petani dalam mengelola lahan pertanian secara lebih efektif. Kami mengapresiasi perhatian pemerintah melalui Kementerian Pertanian yang terus mendukung kelompok tani dalam meningkatkan produksi pangan,” ujarnya.
Menurut dia, keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada semangat petani, tetapi juga dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, petani, dan aparat pendamping harus terus diperkuat agar produktivitas pertanian dapat meningkat secara berkelanjutan.
“Polri berkomitmen untuk terus mendampingi kelompok tani mulai dari proses penanaman, perawatan hingga panen. Dengan dukungan sarana pertanian yang memadai dan kerja sama yang kuat, kami optimistis target swasembada pangan nasional dapat tercapai dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Kombes Pol. Warsono.
Melalui bantuan mesin pompa air tersebut, diharapkan kelompok tani jagung binaan Polres Malinau dapat semakin berkembang dan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian. Keberhasilan ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya untuk terus berinovasi dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Malinau.




