PUBLIKA BULUNGAN – Di tengah sore yang mulai teduh, puluhan anak yatim dan penyandang disabilitas berkumpul di Pondok Pesantren Al-Khairat, Pulau Bunyu, Jumat, 3 Juli 2026.
Mereka datang bukan untuk merayakan kemewahan, melainkan menerima perhatian yang bagi sebagian orang mungkin sederhana, tetapi bagi mereka menjadi pengingat bahwa masih ada yang peduli.
Kapolsek Bunyu IPTU Harfah Abdulah, Kegiatan bertajuk Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas itu dihadiri unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, pemerintah desa, serta pihak swasta. Di antara para tamu hadir perwakilan Camat Bunyu, Kapolsek Bunyu, Danramil Bunyu, Danposal Bunyu, General Manager PT Lamindo Inter Multikon, serta kepala desa se-Pulau Bunyu.
Acara berlangsung sederhana. Setelah pembukaan, sambutan, dan doa dipanjatkan, satu per satu anak yatim dan penyandang disabilitas dipanggil untuk menerima santunan. Beberapa tampak menggenggam erat bingkisan yang mereka terima. Senyum tipis menghiasi wajah mereka, meski kehidupan yang dijalani tak selalu memberi alasan untuk tersenyum.
Bagi anak-anak yang tumbuh tanpa kasih sayang orang tua, perhatian sekecil apa pun memiliki arti besar. Demikian pula bagi penyandang disabilitas yang setiap hari harus menghadapi keterbatasan sekaligus berbagai tantangan sosial. Santunan yang diberikan mungkin tidak mampu mengubah seluruh perjalanan hidup mereka, tetapi menjadi pesan bahwa mereka tidak berjalan sendirian.
Kehadiran unsur TNI, Polri, pemerintah, dan dunia usaha dalam kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa kepedulian terhadap kelompok rentan adalah tanggung jawab bersama. Di balik seremoni yang singkat, tersimpan harapan agar perhatian kepada anak yatim dan penyandang disabilitas tidak berhenti pada satu hari peringatan, melainkan menjadi kepedulian yang terus hidup dalam keseharian masyarakat.
Kegiatan berakhir dengan doa dan foto bersama. Namun, bagi anak-anak yang pulang membawa santunan itu, yang paling mereka bawa mungkin bukan sekadar bingkisan, melainkan perasaan bahwa masih ada tangan-tangan yang bersedia merangkul mereka di tengah kerasnya kehidupan ujar Kapolsek. (MD)





