PUBLIKA PADANG – Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abady terus mendorong pelaksanaan Program Gerakan Subuh Berjamaah di masjid-masjid di Kota Padang dan wilayah jajaran sebagai upaya memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan kearifan lokal.
Kepada Media Publika, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abady mengatakan program tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan kewajiban sebagai umat Islam, tetapi juga sejalan dengan falsafah masyarakat Minangkabau, “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”, yang menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat melalui salat Subuh berjamaah menjadi sarana efektif untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dengan para tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

“Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan sosial yang berpotensi berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dapat dideteksi sejak dini dan dicarikan solusi bersama,” ujarnya.
Melalui program tersebut, Polda Sumbar berharap tercipta sinergi yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Minangkabau.(Bli Made)





