Bukan Tangkap Pelaku, Kali Ini Ipda Makmun Boy ‘Turun Tangan’ Donorkan Darah, Gandeng LPADKT Bulungan

Selasa, 8 September 2026

PUBLIKA BULUNGAN – Biasanya polisi identik dengan seragam, patroli dan penegakan hukum Namun kali ini berbeda.

Ipda Makmun Boy dari Polresta Bulungan memilih menyingsingkan lengan baju dan mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan melalui kegiatan donor darah di Kantor Gubernur Kalimantan Utara.

Kegiatan tersebut digelar melalui kolaborasi bersama LPADKT DPC Bulungan, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan sesama yang membutuhkan bantuan darah.

Dalam kegiatan tersebut, Ipda Makmun Boy berkolaborasi dengan Yosua A. S., S.Kom, Sekretaris Cabang LPADKT DPC Bulungan, serta Simeon, S.H., Kepala Cabang LPADKT DPC Bulungan.

Bagi mereka, donor darah bukan sekadar kegiatan sosial Ada harapan yang ikut mengalir bersama darah yang disumbangkan.

Sebab, satu kantong darah yang diberikan seorang pendonor bisa menjadi sangat berarti bagi pasien yang tengah menjalani perawatan atau membutuhkan transfusi.

Di tengah kesibukan menjalankan tugas, kepedulian seperti ini menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak selalu berbentuk tindakan besar.

Kadang, pengabdian dimulai dari hal sederhana Datang, duduk di kursi donor, lalu memberikan sebagian darah untuk menyelamatkan orang lain.

Kolaborasi Polresta Bulungan dan LPADKT DPC Bulungan dalam aksi tersebut juga memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong antara aparat kepolisian dan organisasi masyarakat.

Keduanya bersatu dalam satu tujuan: membantu sesama tanpa melihat perbedaan latar belakang.

Kegiatan donor darah yang berlangsung di Kantor Gubernur Kalimantan Utara itu pun menjadi momentum untuk mengajak masyarakat ikut peduli terhadap kebutuhan darah.

Pasalnya, kebutuhan darah dapat datang kapan saja Hari ini mungkin orang lain yang membutuhkan.

Namun suatu saat, bisa saja kita, keluarga, sahabat atau orang terdekat yang membutuhkan pertolongan yang sama Karena itu, aksi donor darah bukan hanya tentang darah yang keluar dari tubuh pendonor.

Lebih dari itu, ada kepedulian, solidaritas dan harapan hidup yang diberikan kepada orang lain.

Ipda Makmun Boy bersama LPADKT DPC Bulungan pun menunjukkan satu pesan sederhana melalui aksi tersebut.

Seragam boleh berbeda, tugas boleh berbeda, tetapi untuk urusan kemanusiaan, semua bisa berdiri di barisan yang sama. (MD)

Bagikan:
Berita Terkait