PUBLIKA KALTARA – Sebelum mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas, polisi harus lebih dahulu memberikan contoh. Prinsip tersebut menjadi bagian dari komitmen Ditlantas Polda Kalimantan Utara dalam pelaksanaan Operasi Patuh Kayan 2026.
Komitmen itu diwujudkan melalui kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) yang dilaksanakan Ditlantas bersama-sama dengan Bidpropam Polda Kaltara di Mapolda Kaltara, Kamis (29/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, personel Ditlantas yang dipimpin Iptu Alvan Fauzan, S.Tr.K., S.I.K., M.H., bersama personel Propam melakukan pemeriksaan kedisiplinan berlalu lintas dengan sasaran seluruh anggota Polda Kaltara.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk memastikan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas tidak hanya disampaikan kepada masyarakat, tetapi juga diterapkan secara konsisten di lingkungan kepolisian sendiri.
Dirlantas Polda Kaltara, Kombes Pol Jamal Alam H., S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa keteladanan anggota Polri merupakan fondasi penting dalam membangun kesadaran dan kepercayaan masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas.

“Kami tidak ingin hanya meminta masyarakat untuk tertib, sementara kedisiplinan anggota sendiri luput dari perhatian. Karena itu, melalui Operasi Patuh Kayan 2026, kami memastikan pembenahan dimulai dari internal. Anggota Polri harus menjadi contoh dalam kepatuhan berlalu lintas. Sebab, keteladanan adalah cara paling nyata untuk mengajak masyarakat disiplin di jalan,” tegas Dirlantas.
Menurutnya, sinergi Ditlantas dan Bidpropam merupakan bentuk keseriusan Polda Kaltara dalam membangun budaya disiplin yang dimulai dari anggota Polri sendiri.
Upaya ini sekaligus mencerminkan semangat “Polisi Bersama Masyarakat” bersih ke dalam, bahwa polisi bukan hanya hadir untuk mengingatkan dan menegakkan aturan, tetapi juga memiliki kewajiban yang sama sebagai pengguna jalan untuk mematuhi ketentuan berlalu lintas.
Melalui kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Kaltara berharap keteladanan anggota Polri dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelaksanaan Operasi Patuh Kayan 2026.





