Sempat Hilang Saat Berenang di Sungai, Bocah 7 Tahun di Bulungan Ditemukan Meninggal Dunia

Sabtu, 7 November 2026

PUBLIKA BULUNGAN – Pencarian terhadap AM, bocah berusia 7 tahun yang dilaporkan tenggelam di Sungai Desa Pura Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan pada Sabtu (7/11/2026) sekitar pukul 11.00 WITA dalam kondisi meninggal dunia.

Informasi penemuan korban tersebut disampaikan Ps Kasi Humas Polresta Bulungan, Aipda Hadi. Sebelumnya, AM dilaporkan tenggelam pada Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 17.30 WITA. Informasi kejadian pertama kali diterima piket Polsek Tanjung Palas Timur dari masyarakat Desa Pura Sajau.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WITA ketika korban bersama ayahnya, Ramadan, dan kakak tirinya, M. Irfan Maulana, pergi ke sungai.

Setibanya di lokasi, ayah korban membersihkan perahu, sementara Arkam bersama kakak tirinya membersihkan terpal di pinggir sungai.

Setelah selesai, keduanya kemudian berenang di sekitar pinggir sungai. Saat berenang, AM terlihat menggunakan jeriken berukuran lima liter sebagai alat bantu mengapung. Sementara itu, M. Irfan Maulana melanjutkan aktivitas menyelam.

Namun, ketika saksi kembali muncul ke permukaan air, korban sudah tidak terlihat. Saksi hanya melihat jeriken lima liter yang sebelumnya digunakan AM hanyut sekitar 10 meter dari titik awal mereka berenang.

Saksi kemudian berteriak meminta bantuan kepada ayah korban. Ramadan langsung melakukan pencarian, sementara M. Irfan Maulana kembali ke kampung untuk meminta pertolongan warga.

Masyarakat Desa Pura Sajau kemudian berdatangan dan bersama-sama melakukan pencarian.

Personel Polsek Tanjung Palas Timur bersama Bhabinsa dan masyarakat turut melakukan upaya pencarian menggunakan perahu ketinting serta peralatan seadanya.

Setelah dilakukan pencarian sejak Jumat sore, korban akhirnya ditemukan pada Sabtu sekitar pukul 11.00 WITA dalam keadaan meninggal dunia.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di sekitar sungai.

Kewaspadaan dan pendampingan orang dewasa sangat diperlukan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (Bli)

Bagikan:
Berita Terkait