PUBLIKA TANJUNG SELOR – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Jadi ke-235 Kota Tanjung Selor serta HUT ke-65 Kabupaten Bulungan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bulungan menunjukkan semangat dan kontribusinya dengan ikut serta dalam Pawai Budaya Nusantara yang digelar pada Sabtu, 18 Oktober 2025.
Pawai ini bukan hanya ajang perayaan, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas, kebanggaan daerah, serta mempererat hubungan antar instansi dan komunitas masyarakat melalui rangkaian kegiatan bernuansa budaya.
Dalam pawai budaya ini, Dinkes Kabupaten Bulungan mengerahkan sekitar 200 personil yang terdiri dari berbagai level jabatan, mulai dari unsur pimpinan sampai staf pelaksana. Kepala Dinas Kesehatan Bulungan, drg. Imam S. Sujono, memimpin langsung keikutsertaan para anggota serta mengawasi kesiapan dan koordinasi selama event berlangsung.
Selain Kepala Dinas, turut hadir adalah Sekretaris Dinkes, Kepala Bidang (Kabid), Kepala Seksi (Kasi), Kepala Sub Bagian (Kasubag), Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka UPT), Kepala Puskesmas (Ka PKM) serta seluruh staf yang menunjukkan komitmen tinggi dalam ikut menyemarakkan perhelatan besar ini.
“Kehadiran semua unsur dari Dinkes memperlihatkan keseriusan lembaga ini selain dalam tugas kesehatan masyarakat juga mendukung kegiatan sosial dan budaya di Bulungan,” ucapnya.
Keikutsertaan Dinkes Kabupaten Bulungan dalam pawai budaya ini memiliki beberapa makna dan tujuan strategis. Pertama, kegiatan ini adalah salah satu bentuk nyata pelibatan lintas sektor pemerintah dalam memperlihatkan keberagaman budaya Nusantara yang hidup dan terus dijaga di wilayah Bulungan, khususnya Kota Tanjung Selor.
Selain itu, pawai ini memberikan kesempatan bagi Dinkes untuk memperkuat komunikasi dan sinergi dengan instansi lain serta masyarakat luas. Hal ini sangat penting terutama dalam upaya pemberdayaan kesehatan masyarakat yang memerlukan kolaborasi berbagai pihak dan komunitas untuk mencapai target yang telah ditetapkan, seperti peningkatan derajat kesehatan dan penanggulangan penyakit.

Persiapan yang dilakukan oleh Dinkes Kabupaten Bulungan mencakup latihan fisik, koordinasi seragam dan atribut yang digunakan, serta pengaturan jalur dan waktu penyusunan peserta agar tampil maksimal dalam pawai. Seluruh peserta Dinkes tampil kompak mengenakan pakaian khas yang menggabungkan elemen budaya dan identitas institusi kesehatan.
Penampilan dalam pawai ini juga diwarnai dengan beragam aktivitas yang memperlihatkan peran penting Dinkes seperti penyuluhan kesehatan mini, pembagian brosur informasi kesehatan, hingga simulasi kegiatan pelayanan kesehatan dasar yang dapat menarik perhatian masyarakat.
“Dengan demikian, Dinkes tidak hanya ikut meramaikan acara, tetapi juga sekaligus mengedukasi sekaligus mempromosikan program-program kesehatan yang sedang dijalankan,” tuturnya.
Pawai Budaya Nusantara yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi ke-235 Kota Tanjung Selor dan HUT ke-65 Kabupaten Bulungan, menampilkan keberagaman budaya dari berbagai suku dan komunitas yang mendiami daerah tersebut. Acara ini menjadi momen penting dalam mengingat sejarah perjalanan daerah sekaligus merayakan berbagai pencapaian pembangunan.
Dalam pawai tersebut, berbagai komunitas budaya, organisasi masyarakat, dan instansi pemerintah turut berpartisipasi menampilkan atraksi seni tradisional seperti tarian, musik, serta pakaian adat khas daerah. Kebersamaan ini memperkuat rasa kebanggaan daerah dan membangun kebersamaan antar elemen masyarakat.
Dengan hadir langsung dan berinteraksi melalui berbagai aktivitas di pawai, masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya kesehatan dan program-program yang dilaksanakan oleh Dinkes.
Peran serta aktif Dinkes dalam event masyarakat membuka peluang untuk membangun citra positif sebagai institusi yang tidak hanya bekerja di balik layar tetapi juga hadir di tengah masyarakat.
“Kegiatan bersama seperti ini membuka jalur komunikasi lebih baik, kolaborasi, dan sinergi antar berbagai elemen masyarakat serta instansi pemerintah dalam mewujudkan tujuan pembangunan,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Bulungan, melalui jajaran pimpinan daerah, memberikan dukungan penuh terhadap keikutsertaan institusi layanan publik seperti Dinas Kesehatan dalam kegiatan sosial budaya seperti ini. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang sejalan dengan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif.
Kegiatan pawai budaya ini juga menjadi refleksi komitmen bersama semua sektor untuk mendukung visi Kabupaten Bulungan yang maju, berdaulat, dan sejahtera. Kesehatan masyarakat, sebagai salah satu pilar utama, mendapat tempat istimewa dalam pembangunan daerah.
Ke depan, Dinkes Kabupaten Bulungan berharap terus dapat meningkatkan keberadaan dan peranannya tidak hanya dalam layanan kesehatan tetapi juga sebagai bagian aktif dalam pembangunan sosial budaya masyarakat. Kegiatan seperti pawai budaya menjadi langkah strategis untuk membangun sinergi dan komunikasi yang produktif serta membentuk masyarakat yang sehat dan berbudaya.
Selain itu, Dinkes juga berkomitmen menerapkan inovasi pelayanan digital dan penerapan teknologi kesehatan agar kualitas layanan semakin meningkat dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Bulungan.
Keikutsertaan Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan dalam Pawai Budaya Nusantara pada Sabtu, 18 Oktober 2025, merupakan wujud nyata dukungan dan partisipasi aktif dalam memperingati Hari Jadi ke-235 Kota Tanjung Selor dan HUT ke-65 Kabupaten Bulungan. Dengan melibatkan ratusan personil mulai dari pimpinan hingga staf, Dinkes berhasil menunjukkan sinergi, kebersamaan, dan komitmen dalam mendukung pembangunan kesehatan dan pelestarian budaya daerah.
Melalui pawai budaya ini, Dinkes tidak hanya menjadi bagian dari perayaan, tetapi juga mengambil peran edukatif dan sosial yang sangat strategis dalam memperkuat kesadaran dan kualitas kesehatan masyarakat Bulungan. Harapannya, momentum ini dapat terus memicu semangat kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan masyarakat Bulungan yang sehat, berbudaya, dan sejahtera di masa yang akan datang ujar Kadinkes.
Reporter: I Made Wahyu Rahayu





