DPC Partai PDI Perjuangan Bulungan Minta Anggota Dewannya Tolak Kenaikan Tarif Air PDAM

Selasa, 9 September 2025

PUBLIKA TANJUNG SELOR – Kenaikan tarif air PDAM mendapatkan sorotan dari Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai PDI Perjuangan Kabupaten Bulungan. Lantaran kebijakan yang dibuatkan oleh PDAM Danum Benuanta Bulungan meresahkan masyarakat.

Ketua DPC Partai PDI Perjuangan Bulungan, Markus Juk angkat bicara jika anggota dewan yang saat ini duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan dari partai berlambang Banteng bermoncong putih harus jeli dan memperjuangkan suara-suara warga.

Baca juga  Kapolda Kaltara Pimpin Upacara Penutupan Pendidikan Bintara Polri Gel I Tahun 2024

“Sudah seharusnya anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan menolak kenaikan air PDAM. Apalagi Fraksi PDI Perjuangan ini saya berharap mereka yang sudah dipilih rakyat agar menjadi penyambung lidah dan suara mereka (warga Bulungan),” ujar Markus Juk, Kepada Media Publika Selasa (9/8/2025).

Dia mengisahkan saat dirinya masih duduk di kursi DPRD Bulungan, ketika ada kenaikan tarif air PDAM seharusnya disosialisasikan terlebih dahulu.

Baca juga  IRT Nekat Selundupkan Sabu dari Malaysia

“Dari mana memulainya, kita datangi pedagang kaki lima, datangi gang-gang yang sempit apakah mereka mampu. Tidak semua mampu seperti kita,” terangnya.

Dirinya pun berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui Direktur PDAM Danum Benuanta agar banyak mencari referensi ke daerah yang tidak memiliki sumber daya alam yang memadai seperti Kota Tarakan yang tidak memiliki sungai, namun mampu mengolah air bersih dengan baik.

Baca juga  Pembalap Sepeda Kaltara Hanya Mampu Finish di Peringkat 8

“Kalau Malinau jauh lebih murah dari kita, mereka punya sungai. Tarakan itu loh tidak punya sungai tapi dibawah kita harga tarifnya, Direktur PDAM harus belajar ke Tarakan,” tuturnya.

“Saya berharap Fraksi PDI Perjuangan yang ada di DPRD tolak lah kenaikan air PDAM ini. Supaya masyarakat ini di bela dan merasa betul-betul diperhatikan,” ucapnya menambahkan.

Reporter: I Made Wahyu Rahadia

Bagikan:
Berita Terkait