BALI-Kegiatan open house yang diselenggarakan Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., pada Jumat, 26 Desember 2025, di Rumah Dinas Kapolda Bali di Jalan WR Supratman, Kesiman, Kertalangu, Denpasar, tidak hanya menjadi momentum perayaan Natal semata, melainkan juga wahana yang sangat efektif dalam mempererat hubungan antar elemen masyarakat di Bali.
Open house Natal Kapolda Bali berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Para tamu yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari unsur Forkopimda Bali yang terdiri atas Gubernur, Wakil Gubernur, Ketua DPRD, dan para Panglima TNI serta unsur penegak hukum lainnya, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, hingga purnawirawan Polri.

Pertemuan ini menjadi tempat bertukar sapa dan berbincang secara informal antar berbagai pihak, menjaga dan menguatkan sinergitas yang selama ini telah terjalin. Kekompakan dan rasa kekeluargaan terlihat dari saling menjalin komunikasi yang penuh rasa saling menghormati, tak terpisahkan dari nilai-nilai toleransi yang menjadi ciri khas masyarakat Bali.
Kehadiran para pimpinan daerah, termasuk Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta, beserta sejumlah pejabat tinggi militer dan penegak hukum, memperlihatkan soliditas lintas sektor yang kuat di Bali. Sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan memperkuat stabilitas sosial dan politik di provinsi ini.
Peran Forkopimda yang saling bersinergi menjadi landasan utama dalam menjaga keamanan dan keharmonisan umat beragama di Bali, khususnya selama perayaan hari besar keagamaan seperti Natal dan Tahun Baru. Komitmen bersama ini merupakan modal sosial yang sangat berharga bagi Bali dalam mewujudkan masyarakat yang damai dan bersatu.
Bali dikenal luas sebagai pulau yang kaya keberagaman agama dan budaya, dengan toleransi antarumat beragama yang telah menjadi nilai luhur dan identitas sosial. Open house Natal Kapolda menjadi contoh konkret bagaimana spirit toleransi itu dihidupkan.
Tokoh agama dan adat bekerja sama secara intensif dengan aparat keamanan untuk menciptakan suasana kondusif dan aman. Pertemuan dan dialog informal yang terjalin selama open house semakin menegaskan bahwa perbedaan keyakinan bukanlah halangan, melainkan kekayaan yang memperkuat persatuan.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K., menegaskan bahwa open house Natal ini merupakan bagian dari upaya menyemai dan menguatkan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi pondasi keamanan dan ketertiban masyarakat Bali.
Polda Bali berkomitmen terus menghadirkan pelayanan yang ramah dan responsif, menjaga kestabilan keamanan (kamtibmas) dengan mengedepankan dialog dan pendekatan persuasif. Seluruh elemen kepolisian didorong untuk aktif membangun hubungan harmonis dengan warga, menjadi fasilitator perdamaian dan penyelesai konflik di masyarakat.

Kombes Pol Ariasandy berharap semangat kebersamaan ini tumbuh menjadi energi positif yang mendukung pembangunan berkelanjutan di Bali, baik dalam sektor ekonomi, sosial, maupun keagamaan.
Open house Kapolda Bali tahun ini mengukuhkan posisi Polisi sebagai institusi yang juga peduli terhadap aspek sosial kemasyarakatan, bukan hanya aspek keamanan semata. Melalui kegiatan ini, Polri menguatkan pesan bahwa menjaga keamanan beriringan dengan menjaga persaudaraan dan harmoni antarumat beragama.
Dalam suasana Natal yang penuh kasih dan damai ini, pesan-pesan perdamaian disampaikan secara langsung oleh Kapolda Bali dan para tokoh yang hadir. Pemerintah dan aparat keamanan siap mendukung segala upaya yang membawa Bali menuju kehidupan yang tenteram dan berkeadaban.
Perayaan Natal mengajarkan nilai kasih, pengampunan, dan persaudaraan. Nilai-nilai universal ini menjadi pegangan kuat dalam kehidupan masyarakat Bali yang majemuk. Open house Kapolda Bali menunjukkan bagaimana nilai-nilai Natal diaplikasikan dalam konteks sosial dengan membangun hubungan yang hangat dan berbasis pengertian antara berbagai pihak.
Melalui kebersamaan ini, diharapkan tidak hanya terwujud keamanan fisik, tetapi juga keamanan sosial yang memungkinkan seluruh masyarakat menjalani kegiatan berikutnya dengan rasa nyaman, aman, dan damai.
Open house Natal Kapolda Bali menjadi tonggak penting dalam perjalanan menjaga keutuhan masyarakat Bali yang rukun dan majemuk. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya terbatas pada hari besar keagamaan, tetapi sebagai wadah silaturahmi dan dialog antar berbagai lapisan masyarakat.
Dengan sinergi Forkopimda, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat, Bali akan terus maju sebagai daerah yang harmonis, aman, dan menjadi contoh keberhasilan pembangunan sosial budaya dalam keberagaman.
Kegiatan open house Natal Kapolda Bali tahun 2025 sukses memperlihatkan bagaimana semangat toleransi dan kebersamaan dalam keberagaman dapat diwujudkan secara nyata. Polri sebagai institusi pengayom juga memperkuat peran sosialnya dalam mengokohkan nilai persaudaraan di tengah masyarakat. Semoga tradisi positif ini terus lestari dalam mendukung kemajuan dan keharmonisan Bali.
(Bli Made)





