Laka Lantas Tunggal Mobil Toyota Hilux Pick Up di KM 17 Jalan Poros Bulungan – Berau: Insiden Ketiga di Lokasi Sama

Rabu, 19 November 2025

BULUNGAN- Pukul 04.30 WITA, kembali terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal (Out of Control) di KM 17 Jalan Poros Bulungan – Berau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Lokasi kejadian yang berdekatan dengan kejadian serupa sebelumnya menyebabkan perhatian khusus dari aparat kepolisian untuk segera melakukan pelacakan dan evaluasi terhadap kondisi jalan dan faktor penyebab kecelakaan berulang ini.Rabu 19/11/2025.

Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto  Melalui Kasat Lantas AKP Yonathan Kurniawan, Kecelakaan kali ini melibatkan sebuah Mobil Toyota Hilux Pick Up berwarna putih dengan nomor polisi DP 8696 DM yang dikendarai oleh Agus, warga Jalan Gusung Pantai Wakka, RT 003 RW 003, Kelurahan Tadang Palie, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Penumpang pada kendaraan tersebut adalah saudara Arif (laki-laki).

Berdasarkan keterangan sementara yang diperoleh dari pihak kepolisian Polresta Bulungan, kendaraan yang dikendarai Agus yang saat itu didampingi Arif sedang melaju dari arah Berau menuju Bulungan. Menjelang KM 17 Jalan Poros Bulungan – Berau, kondisi jalan yang menurun dan menikung ke arah kanan menjadi tantangan tersendiri bagi pengemudi.

Baca juga  Biro Rena Polda Kaltara Gelar Rakernis Fungsi Perencanaan Umum dan Anggaran Tahun 2025

Diduga akibat kelelahan dan mengantuk, Agus kehilangan kendali atas kendaraannya sehingga mobil melaju tidak terkendali dan menabrak pagar pembatas beton jembatan di lokasi kejadian. Akibat benturan keras, kendaraan mengalami kerusakan serius sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan lebih lanjut.

Korban Agus dilaporkan tidak mengalami luka serius, sementara Arif mengalami luka lecet di bagian kepala akibat kecelakaan tersebut. Luka yang dialami Arif kini tengah mendapatkan perawatan medis oleh tim paramedis terdekat.

Penting untuk dicatat bahwa lokasi KM 17 Jalan Poros Bulungan – Berau ini sudah menjadi titik rawan kecelakaan di wilayah hukum Polresta Bulungan. Terdata bahwa dalam beberapa bulan terakhir, sebanyak tiga kali terjadi kecelakaan tunggal dengan modus “Out of Control” atau hilang kendali di lokasi yang relatif sama. Faktor jalan menurun dan tikungan tajam menjadi penyebab utama selain kondisi pengemudi yang kurang fit.

Baca juga  Dihamtan Ombak di Perairan Sebatik, Kapal Sembako dari Tawau Tenggelam Bersama 2 Orang Kru Kapal

Kejadian berulang ini menuntut perlunya evaluasi menyeluruh dari unsur kepolisian, dinas perhubungan, serta pihak terkait lainnya untuk meminimalisir risiko kecelakaan di titik tersebut.Kondisi Jalan dan Lingkungan Sekitar

Jalan yang menurun dengan tikungan ke kanan di KM 17 memang memiliki tingkat risiko tinggi bila tidak diantisipasi oleh pengendara dengan kecepatan dan konsentrasi yang tepat. Kurangnya penerangan jalan pada dini hari semakin menambah potensi bahaya.

Pengemudi dalam keadaan mengantuk menjadi faktor signifikan hilangnya kontrol atau Out of Control terhadap kendaraan. Kondisi ini mengingatkan akan pentingnya manajemen waktu dan istirahat bagi pengemudi mobil pribadi maupun angkutan umum agar tidak kecapean atau mengemudi dalam kondisi tidak prima.

Baca juga  Polresta Bulungan Apel Pagi  Pendisiplinan Anggota Kegiatan Sebelum Melaksanakan Kegiatan Kepolisian

Fasilitas Jalan yang Kurang Memadai

Kehadiran pagar pembatas beton sudah menjadi pengaman dasar, namun belum cukup untuk sepenuhnya menekan angka kecelakaan di area tersebut. Penambahan fasilitas seperti marka jalan reflektif, rambu peringatan dini, atau pengereman elektronik pada jalan menurun perlu dipertimbangkan.

Polresta Bulungan telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kendaraan rusak agar tidak menyebabkan kemacetan di jalan poros tersebut. Polisi juga melakukan pemeriksaan sopir dan penumpang serta mengambil keterangan saksi guna kepentingan penyelidikan lebih jauh.

Satlantas Polresta Bulungan mengimbau kepada masyarakat dan pengendara untuk selalu memperhatikan kondisi fisik sebelum mengemudi, berkendara dengan kecepatan aman, dan waspada di area rawan kecelakaan terutama di jalur menanjak dan menurun seperti jalur Bulungan-Berau.ujar Kasat lantas Kepada Media Publika.

Reporter: Bli Made

Bagikan:
Berita Terkait