Panen Jagung 1,8 Ton di Tanjung Palas Timur, Kombes Pol. Warsono Apresiasi Sinergi Petani dan Polri Dukung Ketahanan Pangan.

Sabtu, 13 Juni 2026

BULUNGAN – Keberhasilan program ketahanan pangan di Kabupaten Bulungan kembali ditunjukkan melalui panen jagung sebanyak 1,8 ton yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Tanjung Palas Timur. Kegiatan tersebut mendapat pendampingan langsung dari jajaran Polresta Bulungan melalui peran aktif Bhabinkamtibmas yang selama ini turut mengawal proses budidaya tanaman jagung mulai dari masa tanam hingga panen. Program ini menjadi bagian dari dukungan nyata Polri terhadap upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan nasional.

Panen jagung tersebut merupakan hasil kerja sama antara kelompok tani, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan aparat kepolisian yang secara konsisten melakukan pendampingan di lapangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya memberikan rasa aman kepada petani, tetapi juga menjadi motivator yang mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian daerah.

Selama proses budidaya, para petani mendapat pendampingan melalui monitoring perkembangan tanaman, koordinasi terkait kebutuhan sarana pertanian, hingga pengawasan menjelang masa panen. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi penguatan ketahanan pangan yang terus digalakkan Polresta Bulungan di wilayah binaannya.

Kapolresta Bulungan melalui jajaran Bhabinkamtibmas menegaskan bahwa sinergitas antara kepolisian dan kelompok tani merupakan langkah penting dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan pemanfaatan lahan produktif yang optimal, hasil pertanian diharapkan terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

Kepala Satuan Tugas Ketahanan Pangan Polda Kalimantan Utara, Kombes Pol. Warsono, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa keberhasilan panen jagung hingga mencapai 18 ton merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara petani dan aparat pendamping mampu menghasilkan produktivitas yang optimal.

“Panen jagung ini menunjukkan bahwa program ketahanan pangan yang dijalankan secara konsisten mampu memberikan hasil yang nyata bagi masyarakat. Kami mengapresiasi kerja keras para petani serta peran aktif Bhabinkamtibmas yang terus mendampingi setiap tahapan budidaya hingga masa panen,” ujarnya.

Menurut dia, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh proses tanam, tetapi juga oleh pendampingan yang berkelanjutan, ketersediaan sarana produksi, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, Polri akan terus hadir mendukung masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Polri berkomitmen untuk terus mendukung program swasembada pangan nasional melalui pendampingan, monitoring, dan pengawalan terhadap kegiatan pertanian masyarakat. Dengan kerja sama yang kuat antara petani, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan aparat keamanan, kami optimistis ketahanan pangan yang berkelanjutan dapat terwujud,” kata Kombes Pol. Warsono.

Melalui keberhasilan panen jagung 1,8 ton tersebut, Polresta Bulungan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program ketahanan pangan nasional. Diharapkan capaian ini dapat menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya untuk semakin aktif memanfaatkan lahan produktif guna meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan

Bagikan:
Berita Terkait