BULUNGAN-Sebagai bagian dari upaya menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pada tanggal 22 Desember 2025 telah dilaksanakan patroli gabungan pengamanan di wilayah Kabupaten Bulungan. Kegiatan ini merupakan langkah strategis sinergi antara TNI, Polri, dan Satpol-PP untuk menciptakan suasana kondusif dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang merayakan momen penting tersebut.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto S.i.K, Melalui Humas Aipda Hadi Patroli gabungan ini dihadiri oleh unsur pimpinan dan personel yang berkompeten di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat. Adapun tokoh utama yang hadir dalam kegiatan patroli tersebut diantaranya, Danramil 0903-08/Tanjung Palas Barat, Kapten Inf Irmansyah, yang memegang peranan penting dalam komando dan koordinasi kegiatan militer, terutama dalam pengamanan wilayah rawan.
Pjs. Danki B Yonif 613/Rja, Letda Inf Salman, selaku perwakilan komando pelaksana dari satuan infanteri, yang bertanggung jawab atas kesiapan personel TNI dalam pengamanan ini.
Pamapta Polresta Bulungan, Aiptu Joko, yang mewakili Polresta Bulungan sebagai institusi penegak hukum dan pengayom masyarakat dalam pelaksanaan tugas pengamanan.
Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan koordinasi lintas sektoral yang kuat sekaligus memastikan setiap unsur mengetahui perannya secara jelas dalam pengamanan.
Dalam pelaksanaan patroli gabungan ini, personel yang diterjunkan berasal dari berbagai instansi dan unit tugas, Kodim 0903/Bulungan: Sebanyak 8 personel dikerahkan, bertugas sebagai ujung tombak pengamanan di wilayah darat yang strategis.

Polresta Bulungan Mengikutsertakan 5 personel, berfokus pada penegakan hukum dan pengaturan keamanan masyarakat, Satpol-PP Kabupaten Bulungan: Sebanyak 5 orang, yang memiliki fungsi mengawasi ketertiban umum dan membantu pengaturan lingkungan perkotaan.
Kompi Senapan B Yonif 613/Rja Mengirim 4 personel, memperkuat kehadiran militer sebagai faktor pencegah dan respon cepat bila terjadi gangguan keamanan.Adanya kekompakan personel dari berbagai latar belakang memastikan pengamanan berjalan efektif dan menyeluruh, meminimalkan potensi gangguan selama masa perayaan.
Patroli gabungan yang dilakukan memiliki beberapa titik sasaran utama yang dinilai memiliki kepentingan strategis baik dari sisi keamanan maupun kepadatan masyarakat. Sasaran ini dipilih berdasarkan potensi kerawanan keamanan dan konsentrasi masyarakat yang tinggi selama perayaan. Berikut sasaran patroli:
Gereja GKII (Gereja Kristen Injili Indonesia) Tempat ibadah yang menjadi pusat peribadatan Natal oleh jemaat gereja. Pengamanan intensif di tempat ini menjamin kelancaran ibadah dan mencegah hal-hal yang dapat mengganggu ketenangan jemaat.
Pasar Pujasera Sebagai pusat kegiatan ekonomi dan keramaian masyarakat, pasar ini menjadi area rawan terjadinya gangguan keamanan seperti pencopetan atau keributan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat berbelanja selama musim perayaan.
Pos Terpadu Pengamanan Natal Polresta Bulungan: Merupakan pusat komando dan koordinasi pengamanan terpadu yang mengawasi seluruh kegiatan pengamanan Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Bulungan. Patroli di sekitar pos ini bertujuan menopang stabilitas keamanan dan memberikan respon cepat terhadap laporan situasi terkini.
Pelaksanaan patroli gabungan ini memiliki sejumlah tujuan strategis, antara lain, Mencegah Terjadinya Gangguan Keamanan: Kehadiran patroli secara rutin dan menyebar menjadi faktor pencegahan terhadap tindak kejahatan dan gangguan ketertiban umum.
Meningkatkan Rasa Aman dan Nyaman Masyarakat: Dengan patroli yang intens, masyarakat dapat merasa lebih tenang dan fokus menjalankan aktivitas keagamaan maupun ekonomi selama perayaan.
Memperkuat Sinergi antar Aparat Keamanan Latihan koordinasi dan komunikasi antar instansi kayanya mempercepat dan memperlancar penanganan setiap situasi darurat yang mungkin terjadi.
Meningkatkan Disiplin dan Profesionalisme Personel: Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang pemantauan dan penguatan kedisiplinan personel dalam menjalankan tugas pengamanan secara efektif.
Patroli dimulai pada pagi hari tanggal 22 Desember 2025 dan berlangsung dengan lancar tanpa kendala berarti. Personel gabungan secara bergantian melintasi rute yang telah ditentukan dengan mengecek situasi dan berinteraksi positif dengan masyarakat di lokasi sasaran. Respons masyarakat pun positif, menyambut kegiatan patroli ini sebagai bentuk perhatian pemerintah dan aparat keamanan terhadap hak mereka untuk merayakan Natal dan Tahun Baru secara aman dan khidmat.
Patroli gabungan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Kabupaten Bulungan merupakan salah satu upaya nyata dalam menjaga stabilitas keamanan selama masa yang rawan terhadap gangguan sosial dan kriminalitas. Sinergi antara Kodim 0903/Bulungan, Polresta Bulungan, Satpol-PP, dan Yonif 613/Rja menjadi cerminan kerja sama lintas sektor yang mampu mengoptimalkan fungsi pengamanan.
Kesiapan personel dan fokus pada lokasi-lokasi strategis seperti Gereja GKII, Pasar Pujasera, dan Pos Terpadu Polresta Bulungan memastikan bahwa seluruh aspek keamanan dapat terjaga dengan baik. Keberhasilan kegiatan ini menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan serta menciptakan suasana perayaan Natal dan Tahun Baru yang aman, damai, dan penuh kebahagiaan.

Untuk menjaga keberlanjutan pengamanan yang efektif selama perayaan dan di masa-masa berikutnya, direkomendasikan beberapa langkah berikut, Peningkatan Intensitas Patroli di Lokasi Rawan: Mengingat banyaknya titik rawan di wilayah Bulungan, perlu dilakukan penambahan frekuensi patroli di area dengan kepadatan tinggi.
Penguatan Sinergi dengan Komunitas Masyarakat: Melibatkan tokoh masyarakat dan komunitas lokal dalam pengawasan lingkungan dapat menambah efektivitas pencegahan gangguan keamanan.
Pelatihan Lintas Sektor untuk Personel: Kegiatan latihan bersama secara berkala dapat mempererat komunikasi, respons tanggap, dan koordinasi dalam situasi genting maupun krisis.
Optimalisasi Teknologi Dalam Pengamanan: Pemanfaatan CCTV, aplikasi pelaporan cepat, dan sistem komunikasi modern dapat meningkatkan jangkauan dan kecepatan respon patroli.
Dengan strategi dan pelaksanaan yang baik, keamanan wilayah Kabupaten Bulungan selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 akan tetap terjaga dengan optimal, serta dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam melaksanakan pengamanan patroli gabungan yang sinergis dan efektif Pungkas Hadi. (***)





