TANJUNG SELOR – Kapolda Kalimantan utara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abady S.I.K. Memastikan pesawat pengganti untuk pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke wilayah perbatasan Krayan mulai beroperasi pada Sabtu, 21 Februari 2026.
Hal tersebut disampaikan Kapolda Kaltara kepada Media Publika sebagai bentuk komitmen pengawasan distribusi energi ke wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
“Pesawat pengganti untuk pasokan ke Krayan sudah beroperasi per tanggal 21 Februari 2026. Kami kawal ketat operasional dan safetynya,” tegas Kapolda.
Pengiriman BBM dilakukan menggunakan pesawat dengan registrasi PK-WNL, tipe AT802, milik PT. Aman Air. Operasional ini dijadwalkan sesuai dengan Letter of Operation (LO) yang telah tercetak serta mendapat approval dari OPS APMS FT Tarakan.
Dalam penerbangan pertama (Flight 1), distribusi PT. Semaring Jaya Sakti Pertalite: 1.000 liter,Pertalite: 2.000 liter, Total muatan Pertalite yang dikirim pada tahap awal ini mencapai 3.000 liter, guna mendukung kebutuhan SPBU-3T Krayan.
Pengiriman BBM ke Krayan selama ini menjadi perhatian serius mengingat kondisi geografis yang sulit dijangkau melalui jalur darat maupun sungai. Oleh karena itu, pengangkutan melalui jalur udara menjadi solusi utama untuk menjaga stabilitas pasokan energi masyarakat di wilayah perbatasan.
Kapolda Kaltara menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada kelancaran distribusi, tetapi juga memastikan seluruh prosedur keselamatan penerbangan dipatuhi secara ketat.
Langkah ini diharapkan dapat menjamin ketersediaan BBM tetap aman dan terkendali, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Krayan yang sangat bergantung pada distribusi energi tersebut ujar Kapolda. (MD)





