TARAKAN – Komitmen Polres Tarakan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan intensif terhadap kelompok tani binaan. Salah satu bentuk dukungan tersebut dilakukan melalui kegiatan monitoring dan pengecekan perkembangan tanaman jagung milik Kelompok Tani (Poktani) Flora Fauna yang berada di RT 21, Kelurahan Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, pada 10 Juni 2026.
Kegiatan monitoring dilaksanakan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal sekaligus mengetahui kondisi terkini lahan pertanian yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan Polres Tarakan. Personel yang melakukan pengecekan turun langsung ke lokasi guna melihat perkembangan tanaman, kondisi lahan, serta perawatan yang dilakukan oleh kelompok tani.
Hasil pemantauan menunjukkan tanaman jagung yang ditanam pada awal Mei 2026 tumbuh dengan baik dan berada dalam kondisi sehat. Memasuki usia tanam sekitar satu bulan, tanaman menunjukkan perkembangan yang positif berkat perawatan rutin yang dilakukan petani, mulai dari pemupukan, pengendalian gulma hingga pencegahan serangan hama.
Selain melakukan monitoring, jajaran Polres Tarakan juga terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada kelompok tani agar proses budidaya dapat berjalan maksimal hingga masa panen. Pendampingan tersebut merupakan bagian dari implementasi program ketahanan pangan yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketersediaan pangan daerah.
Kapolres Tarakan melalui jajarannya menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Melalui sinergi yang baik antara petani dan aparat kepolisian, diharapkan hasil pertanian dapat terus meningkat dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kepala Satuan Tugas Ketahanan Pangan Polda Kalimantan Utara, Kombes Pol. Warsono, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa monitoring perkembangan tanaman merupakan langkah penting untuk memastikan keberhasilan program ketahanan pangan yang dijalankan bersama masyarakat.
“Monitoring secara berkala sangat diperlukan untuk memastikan tanaman tumbuh optimal hingga masa panen. Kami mengapresiasi kerja keras kelompok tani dan jajaran Polres Tarakan yang terus bersinergi dalam mengembangkan sektor pertanian sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Menurut dia, keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman, tetapi juga oleh pendampingan dan perawatan yang dilakukan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, Polri akan terus hadir mendukung masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan pertanian.
“Polri berkomitmen untuk terus mendampingi kelompok tani mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen. Dengan kolaborasi yang kuat antara petani, pemerintah daerah, penyuluh pertanian dan aparat keamanan, kami optimistis target swasembada pangan nasional dapat tercapai secara berkelanjutan,” kata Kombes Pol. Warsono.
Melalui kegiatan monitoring tersebut, Polres Tarakan berharap tanaman jagung Poktani Flora Fauna dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang maksimal. Keberhasilan kelompok tani binaan ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk terus memanfaatkan lahan produktif dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.





