PUBLIKA-Di era digital yang dipenuhi oleh arus informasi yang deras dan maraknya konten tak terverifikasi di media sosial, peran wartawan menjadi sangat strategis dalam menjaga keamanan dan stabilitas sosial, khususnya di wilayah Kalimantan Utara. Made Wahyu, salah satu pimpinan media online Nasional dan Lokal di daerah ini, menegaskan bahwa profesionalitas wartawan adalah kunci utama dalam menjaga kondusifitas wilayah.Senin 6/10/2025.
Menurut Made Wahyu, wartawan tidak sekadar sebagai penyampai berita, tetapi mereka hadir berdasarkan Undang-Undang Pers untuk menyajikan informasi yang berimbang dan akurat bagi masyarakat. “Kami bukan bagian dari demonstran atau pihak yang memihak, tetapi praktisi jurnalistik yang bertugas memberikan laporan objektif dan berimbang,” ujarnya tegas.
Hal ini penting karena dalam situasi sosial dan politik yang dinamis, informasi yang salah atau bias dapat memicu ketegangan dan konflik di masyarakat. Oleh sebab itu, wartawan harus mampu mengelola berita dengan integritas, mengecek fakta secara cermat, dan menyajikan narasi yang seimbang tanpa mengorbankan kebenaran.
Ia juga mengingatkan agar wartawan senantiasa menjaga kecerdasan emosional dan intelektual dalam bekerja. “Publik memandang wartawan sebagai makhluk intelektual yang memiliki tanggung jawab moral. Ketika emosi lebih mendominasi dibandingkan rasio, maka objektivitas akan hilang, etika jurnalistik lenyap, dan profesionalitas kita sebagai wartawan akan tercemar,” katanya.
Kecerdasan emosional menjadi sangat penting untuk mengelola tekanan dan konflik yang mungkin muncul saat peliputan. Wartawan harus mampu tetap tenang, sikap profesional, dan menjaga sikap netral walaupun menghadapi situasi yang provokatif sekalipun. Ketika ketegangan sosial melanda, sikap rasional dari wartawan dapat membantu meredakan suasana ketimbang justru memperuncing konflik.
Di wilayah seperti Kalimantan Utara, penyebaran informasi yang benar dan objektif sangat vital untuk menjaga rasa aman dan ketertiban masyarakat. Wartawan berkarya bukan hanya sebagai pencatat kejadian, tetapi juga sebagai penengah dan penghubung antara pihak berwenang dan masyarakat.
Profesionalitas wartawan turut mendukung kerja aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam mengelola situasi, meminimalisasi salah paham, serta membangun kesepahaman bersama di tengah masyarakat yang beragam latar belakangnya.
Tidak dapat dipungkiri, di zaman sekarang wartawan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari berkembangnya berita palsu (hoaks), tekanan sosial, hingga berkompetisi dengan informasi yang cepat namun tidak akurat dari media sosial. Situasi ini menuntut wartawan untuk lebih cermat dalam penyaringan dan penyajian berita.
Made Wahyu menegaskan bahwa peningkatan kapasitas profesional wartawan melalui pelatihan dan penerapan kode etik jurnalistik menjadi hal penting untuk menghadapi tantangan tersebut. “Kami harus terus memperdalam keahlian dan mengedepankan integritas agar tetap dipercaya masyarakat,” ujarnya.
Selain profesionalisme internal wartawan, sinergi antara media dan aparat keamanan sangat penting dalam menjaga kondusifitas wilayah. Komunikasi yang aktif dan transparan antara wartawan dan aparat dapat membantu mencegah misinformasi dan mengelola informasi yang beredar di masyarakat.
Sinergi ini juga menciptakan ruang dialog yang sehat antara media dan pihak keamanan sehingga kedua belah pihak dapat saling mendukung tugas masing-masing demi keamanan dan kesejahteraan bersama.
Profesionalitas wartawan merupakan pilar utama dalam menjaga kondusifitas dan stabilitas sosial di wilayah Kalimantan Utara. Dengan bekerja berdasarkan kode etik, menjaga keseimbangan emosi dan intelektual, serta menyajikan informasi akurat dan berimbang, wartawan memberikan kontribusi besar bagi terciptanya masyarakat yang informasi dan situasinya terjaga dengan baik.
Masyarakat pun diharapkan dapat terus berperan aktif dan kritis dalam menyikapi informasi yang diterima agar tidak mudah terpengaruh dengan konten negatif dan tidak terverifikasi yang dapat memecah belah persatuan dan keamanan daerah.
Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan jurnalisme era digital, profesionalitas wartawan menjadi benteng terakhir dalam menjaga keutuhan sosial dan keamanan Kalimantan Utara. Dengan komitmen, tanggung jawab, dan integritas, wartawan mampu berperan sebagai pilar informasi yang akurat serta agen perdamaian di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.





