‎Progres pembangunan perpustakaan daerah di Tana Tidung Dikebut sudah mencapai 50 persen

Kamis, 16 Oktober 2025




‎TANA TIDUNG — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tana Tidung memastikan pembangunan gedung baru perpustakaan daerah terus berjalan sesuai rencana.

‎ Hingga pertengahan Oktober 2025, progres pengerjaan fisik telah mencapai sekitar 50 persen dan ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.

‎Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tana Tidung, Yungkul, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari program Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan total anggaran sekitar Rp9,5 miliar.

“Kalau bantuan fisiknya itu memang fokus untuk bangunan gedung, sedangkan non-fisiknya berupa bantuan buku dan perlengkapan yang mendukung operasional perpustakaan,” ujarnya.

‎Gedung baru berlantai dua itu dirancang modern dan ramah disabilitas, dilengkapi ruang baca anak, ruang belajar dewasa, ruang bermain, dan galeri buku.

‎ “Semua ruangan dibuat sesuai fungsi perencanaan. Kita ingin menciptakan perpustakaan yang nyaman dan inklusif,” jelasnya.

‎Yungkul menambahkan, lahan pembangunan seluas sekitar 120 x 80 meter juga akan ditata lebih lanjut agar area sekitar perpustakaan dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Ke depan, halaman depan akan diratakan untuk parkir, dan di belakang akan dibangun depo arsip agar pengelolaan arsip daerah lebih baik,” katanya.

‎Selain menjadi tempat membaca, perpustakaan baru ini akan difungsikan sebagai pusat kegiatan berbasis inklusi sosial, tempat masyarakat bisa belajar, berlatih, dan mengembangkan keterampilan ekonomi.

‎“Sekarang perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku. Konsepnya sudah berubah, menjadi wadah pemberdayaan masyarakat,” ujar Yungkul.

‎Ia mencontohkan, ke depan akan ada pelatihan seperti tata cara beternak, pengolahan hasil pertanian, hingga kursus literasi untuk anak-anak.
‎“Tujuannya supaya pengunjung tidak hanya membaca, tapi juga mempraktikkan ilmu yang didapat untuk meningkatkan kesejahteraan,” tambahnya.

‎Yungkul berharap, dengan rampungnya pembangunan akhir tahun nanti, perpustakaan baru Tana Tidung dapat menjadi ruang belajar sekaligus tempat berinteraksi yang mendorong kreativitas dan ekonomi masyarakat.

‎“Perpustakaan ini kami harapkan menjadi simbol kemajuan literasi dan inklusi sosial di Tana Tidung,” pungkasnya.(**)

Baca juga  Tim BPK RI dan Itwasum Polri Laksanakan Audit di Polda Kaltara

Bagikan:
Berita Terkait