Tana Tidung Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Penguatan Posyandu Berbasis Masyarakat

Selasa, 9 Desember 2025

TANA TIDUNG-Pemerintah Kabupaten Tana Tidung kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis masyarakat melalui pelantikan Tim Penggerak (TP) Posyandu di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa. Acara pelantikan yang dipimpin langsung oleh Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar.

Dalam kesempatan tersebut, Vamelia secara resmi dilantik sebagai Ketua TP Posyandu Kabupaten Tana Tidung. Pelantikan juga dilakukan kepada pengurus TP Posyandu di tingkat kecamatan dan desa secara serentak se-Kabupaten Tana Tidung, menandai kesiapan seluruh jajaran pengurus untuk bergerak bersama memperkuat pelayanan Posyandu hingga akar rumput.

Bupati Ibrahim Ali menegaskan pentingnya keberadaan kader Posyandu yang aktif dan terlatih dalam menjaga kualitas layanan kesehatan dasar kepada masyarakat. “Posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan dasar. Jika Posyandu kuat, maka kesadaran kesehatan masyarakat juga meningkat,” ujarnya tegas.

Baca juga  Optimalisasi Kinerja Polri di Kaltara: Biddokkes Polda Kaltara Laksanakan Rakernis Dokkes Polri Biddokkes Polda Kaltara TA.2024

Ia menyatakan bahwa TP Posyandu memiliki peran vital sebagai mitra pemerintah daerah dalam mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik. Oleh karena itu, seluruh pengurus dinilai harus segera bekerja dan memperkuat koordinasi di semua tingkatan, termasuk sampai ke tingkat desa.

“Jangan menunggu. Mulai hari ini, saya minta seluruh pengurus TP Posyandu bergerak melakukan evaluasi, pembinaan, dan pendampingan kepada Posyandu di setiap wilayah. Kita ingin masyarakat merasakan manfaat nyata dari layanan ini,” pinta Bupati.

Bupati Ibrahim Ali juga menyoroti tantangan kesehatan kekinian yang menuntut Posyandu untuk lebih inovatif. Dalam menghadapi isu kesehatan seperti percepatan penurunan stunting, peningkatan gizi anak, edukasi ibu hamil, dan penguatan ketahanan keluarga, Posyandu harus mampu menghadirkan program yang relevan dan efektif.

Baca juga  Kebersamaan Jadi Kekuatan Besar dalam Membangun Daerah

“Posyandu tidak cukup hanya berjalan rutin. Harus ada inovasi, ada sentuhan edukasi, dan ada program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung,” ungkapnya.

Dengan terbentuknya TP Posyandu dari tingkat kabupaten hingga desa, pemerintah daerah berharap dapat menjaga sistem pembinaan yang lebih terstruktur dan berkesinambungan. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas kader serta kualitas layanan yang diberikan ke masyarakat.

Bupati juga menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk memberikan dukungan penuh berupa sarana dan prasarana yang memadai, peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mempermudah pelaporan dan pengawasan layanan Posyandu.

Baca juga  Hari Kedua Lebaran, Kapolda Kaltara Laksanakan Silaturahmi Halal Bihalal Bersama Unsur TNI dan Pemerintah di Tarakan

“Kita ingin Posyandu bukan hanya tempat penimbangan balita. Posyandu harus menjadi pusat edukasi kesehatan keluarga yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegas Bupati Ibrahim Ali kembali.

Melalui penguatan Posyandu ini, Kabupaten Tana Tidung berupaya mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif dengan meningkatkan kualitas SDM sejak usia dini. Sinergi antara pemerintah, kader Posyandu, dan masyarakat menjadi kunci sukses dalam mewujudkan target-target kesehatan daerah.

Bupati Ibrahim Ali berharap seluruh pihak yang terkait dapat bekerja sama secara maksimal dan kreatif untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih responsif, adaptif, dan inovatif.

Bagikan:
Berita Terkait