‎Wabup Sabri didampingi Dandim 0914/TNT Letkol Arm. Florensius Ferdian Ricarda Memulai TMMD Ke 126 Tana Tidung

Rabu, 8 Oktober 2025




‎TANA TIDUNG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Tana Tidung, Sabri, di Halaman Balai Adat Desa Limbu Sedulun, Kecamatan Sesayap, Rabu (8/10/2025).

‎ Pembukaan ditandai dengan penyerahan alat kerja secara simbolis, pemukulan gong, serta serah terima program TMMD antara pemerintah daerah dan Kodim 0914/Tana Tidung.

‎Kepada media, Wabup Sabri menyampaikan apresiasi atas sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan TMMD.

‎“Melalui TMMD ini, kita ingin memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun desa. Walau dengan anggaran terbatas, kegiatan tetap terlaksana berkat kolaborasi antara Kodim dan pemerintah desa,” ujarnya.



‎Sabri menegaskan, Pemkab Tana Tidung tetap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TMMD, baik melalui tenaga maupun fasilitas yang dibutuhkan.

‎ “Apa pun kebutuhan TMMD akan kami support. Hasil pembangunan nanti diharapkan menjadi aset desa dan dijaga bersama,” tambahnya.

‎Fokus pada Pembangunan Jalan dan Air Bersih

‎TMMD ke-126 kali ini menargetkan dua kegiatan fisik utama, yakni peningkatan badan jalan sepanjang 480 meter dengan lebar 10 meter, serta pembuatan dua titik sumur air bersih.

‎Kegiatan ini diharapkan dapat mempermudah akses warga ke kebun dan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sekitar.

‎Selain kegiatan fisik, TMMD juga melaksanakan program nonfisik berupa penyuluhan tentang kesadaran berbangsa dan bernegara, hukum, kamtibmas, pertanian, kesehatan keluarga, hingga sosialisasi penerimaan prajurit TNI.

‎Wabup Sabri berharap hasil pembangunan TMMD di Desa Limbu Sedulun dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat

‎Dandim 0914/TNT Letkol Arm R. Florensius Ferdian Ricarda menyampaikan bahwa meski anggaran terbatas, pelaksanaan TMMD tetap berjalan optimal.

‎ “Program ini sudah masuk dalam agenda nasional, jadi harus dilaksanakan. Kami berkolaborasi dengan pemerintah desa agar kegiatan tetap berjalan lancar,” jelasnya.



‎Ia menambahkan, prajurit TNI akan bekerja bersama masyarakat membuka jalan baru dan membangun sumur bor.

‎ “Kalau ada kendala di lapangan, kita cari solusi agar tidak menghambat progres. Targetnya selesai tepat waktu,” tegasnya.


‎TMMD ke-126 melibatkan 150 personel, terdiri dari 1 SSK sebanyak 110 orang, 25 penyuluh teknis, dan 50 masyarakat desa. Antusiasme warga terlihat tinggi sejak hari pertama pembukaan, menandakan semangat gotong royong masih kuat di tengah masyarakat pedesaan.

‎Apel pembukaan digelar di Halaman Balai Adat Limbu Sedulun dan diikuti beberapa instansi terkait seperti Polres, Brimob, TNI AL, Satpol PP, Damkar, pelajar dan pemerintah desa.(ana)







Bagikan:
Berita Terkait