TANA TIDUNG – Dalam upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air dan memperkuat nasionalisme di kalangan aparatur sipil negara (ASN), Pemerintah Kabupaten Tana Tidung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menerbitkan edaran resmi yang mewajibkan seluruh instansi pemerintah menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap pukul 10.00 WITA pada hari kerja.
Edaran tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali, dan mulai diberlakukan sejak awal Oktober 2025.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari anjuran Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) agar setiap instansi pemerintah mengumandangkan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara serentak di tempat kerja.
“Ini bukan hanya diputar, tapi juga dinyanyikan bersama-sama. Tujuannya untuk meningkatkan semangat nasionalisme dan rasa kebangsaan di lingkungan kerja,” ujar Kabid Kesbang pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tana Tidung, Lailan, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (23/10/2025).
Ia menjelaskan, surat edaran tersebut telah disebarkan ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, hingga lembaga vertikal dan sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Tana Tidung.
Dengan adanya imbauan ini, pihaknya berharap kepala OPD dan pimpinan instansi dapat mengingatkan para ASN agar melaksanakan kegiatan ini secara konsisten.
“Kami tidak bisa memantau satu per satu ke setiap OPD, karena jumlahnya banyak. Tapi laporan yang masuk cukup menggembirakan, banyak instansi sudah melaksanakannya, bahkan ada yang mengunggah kegiatan itu ke media sosial,” tambah Lailan.
Lailan juga menyebutkan bahwa langkah ini sejalan dengan sejumlah daerah lain di Kalimantan Utara, seperti Bulungan, yang lebih dulu menerapkan kegiatan serupa.
Ia berharap kebijakan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial di awal pelaksanaan saja, tetapi menjadi kebiasaan rutin yang dapat membangkitkan semangat kerja dan kecintaan terhadap bangsa.
“Harapan kami, kegiatan ini terus berjalan, tidak hanya di awal saja. Semoga bisa meningkatkan semangat kerja dan nasionalisme ASN di Tana Tidung,” tutupnya.(**)





