Tak Hanya Haji, Bupati Syarwani Terus Konsisten Berangkatkan Umrah Guru Ngaji dan Marbut.

Senin, 9 Februari 2026



‎TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh penyelenggaraan ibadah haji dan umrah bagi masyarakat daerah, mulai dari tahap manasik hingga kepulangan jemaah ke tanah air.

‎Hal tersebut disampaikan Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si saat memberikan pengarahan pada kegiatan Bimbingan Manasik Haji yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Utara di Aula PLHUT Kemenag Bulungan, Senin (8/2/26).

‎Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa meskipun secara kelembagaan penyelenggaraan haji dan umrah di Kalimantan Utara telah berada di bawah koordinasi Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Bulungan tetap mengambil peran aktif dalam memberikan dukungan fasilitasi kepada calon jemaah haji asal Bulungan.

‎“Kebijakan Pemerintah Kabupaten Bulungan tidak berubah. Sejak dulu hingga sekarang, kami tetap berkomitmen memfasilitasi penyelenggaraan haji dan umrah bagi masyarakat Bulungan, mulai dari kegiatan manasik, pemberangkatan dari Bulungan menuju embarkasi, hingga pendampingan jamaah,” ujar Syarwani.

‎Bupati menjelaskan, pada tahun 2026 kuota calon jemaah haji asal Kabupaten Bulungan tercatat sebanyak 61 orang. Jumlah tersebut mengalami penyesuaian seiring perubahan skema pembagian kuota yang kini ditetapkan berbasis provinsi. Meski demikian, Pemkab Bulungan memastikan seluruh jemaah tetap memperoleh pelayanan yang optimal.

‎Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kabupaten Bulungan telah mengalokasikan anggaran hibah dalam APBD 2026 sebesar sekitar Rp 4,06 miliar untuk mendukung Tim Koordinator Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kabupaten Bulungan, termasuk pendampingan tenaga kesehatan dan fasilitasi logistik jemaah.

‎“Anggaran ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, mulai dari manasik di Bulungan sampai keberangkatan dan kepulangan jemaah dari embarkasi. Masyarakat tidak perlu khawatir, karena komitmen pelayanan ini tetap kami jaga,” kata bupati.

‎Selain haji, Bupati juga menyinggung program fasilitasi umrah yang secara konsisten dilaksanakan Pemkab Bulungan setiap tahun.

‎Program tersebut antara lain ditujukan bagi imam masjid, marbut, guru ngaji, tokoh keagamaan, serta masyarakat berprestasi di bidang keagamaan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam pembangunan umat.

‎“Kami menyadari tidak semua masyarakat memiliki kesempatan berangkat haji karena antrean yang panjang. Karena itu, pemerintah daerah berupaya hadir melalui program umrah sebagai bentuk penghargaan dan perhatian,” ujarnya.

‎Menutup arahannya, Bupati berharap seluruh calon jemaah haji asal Kabupaten Bulungan dapat mengikuti rangkaian manasik dengan baik dan senantiasa diberikan kesehatan serta kelancaran dalam menunaikan rukun Islam kelima.

‎“Pemerintah daerah hanya bisa memfasilitasi dan mendoakan. Semoga seluruh jemaah diberi kekuatan, kesehatan, dan kembali ke Bulungan sebagai haji yang mabrur,” tutupnya.(DKIP_Bulungan)

Baca juga  Patroli Perairan Polairud Polresta Bulungan Cegah Destructive Fishing di Wilayah Sungai
Bagikan:
Berita Terkait