TANJUNG SELOR, – Kapolda Kalimantan Utara Djati Wiyoto Abady memastikan aparat kepolisian bergerak cepat mengusut kasus dugaan penculikan dan penganiayaan brutal terhadap seorang pria berinisial MD di Tanjung Selor.
Jenderal bintang dua itu menegaskan, para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi brutal tersebut telah berhasil diidentifikasi polisi dan saat ini dalam proses pengejaran.
“Pelaku sudah teridentifikasi, segera kita ungkap untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat,” tegas Kapolda Kaltara kepada media Publika.
Pernyataan itu disampaikan menyusul laporan dugaan penganiayaan yang dialami korban pada Kamis (14/5/2026) dini hari di wilayah Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.
Kasus tersebut kini resmi ditangani Polresta Bulungan setelah terbit laporan polisi Nomor: LP/B/84/V/2026/SPKT/POLRESTA BULUNGAN/POLDA KALTARA tertanggal 14 Mei 2026.
Terpisah, Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto Melalui Kasat Reskrim Polresta Bulungan Rio Adi Pratama membenarkan pihaknya masih memburu sejumlah pelaku lain yang diduga terlibat.
“Masih ada pelaku dalam pengejaran. Nanti rilis resminya menunggu petunjuk pimpinan,” ujarnya singkat.
Berdasarkan laporan korban, peristiwa itu bermula saat beberapa orang tak dikenal diduga masuk ke rumah korban di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tanjung Selor Hulu, sekitar pukul 00.00 WITA.
Korban mengaku diborgol, ditutup kepalanya menggunakan kain, lalu dibawa menggunakan mobil ke lokasi yang diduga berada di kawasan hutan.
Di lokasi tersebut, korban disebut mengalami penganiayaan hingga mengalami luka lebam di sejumlah bagian tubuh dan luka sobek di tangan kiri.
Saat ini aparat kepolisian masih mendalami motif di balik aksi dugaan penculikan dan penganiayaan tersebut. Polisi juga memastikan proses hukum terus berjalan untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat.(MD)





