BULUNGAN – Di tengah berbagai tantangan global yang berpotensi memengaruhi ketersediaan pangan, upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan melalui sinergi antara masyarakat dan aparat kepolisian. Salah satu langkah nyata terlihat di Desa Pejalin, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, di mana lahan seluas 0,5 hektare dimanfaatkan menjadi areal pertanian jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.
Program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan ketersediaan pangan daerah, tetapi juga mendorong pemanfaatan lahan produktif guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan target panen mencapai sekitar 300 kilogram jagung, lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal kini menjadi salah satu contoh nyata kontribusi masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan dan kemandirian pangan daerah.
Kegiatan ini juga mendapat pendampingan dari jajaran kepolisian yang secara aktif melakukan monitoring dan memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mengembangkan sektor pertanian. Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pertanian merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif yang berkelanjutan.
Kepala Satuan Tugas Ketahanan Pangan Polda Kalimantan Utara, Kombes Pol. Warsono, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan pemanfaatan lahan produktif seperti yang dilakukan masyarakat Desa Pejalin merupakan langkah strategis dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
“Optimalisasi lahan yang tersedia untuk ditanami komoditas pangan merupakan upaya yang sangat positif. Selain membantu meningkatkan ketersediaan pangan, kegiatan ini juga mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan daerah,” ujarnya.
Menurut dia, keberhasilan program ketahanan pangan memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari petani, pemerintah daerah, penyuluh pertanian hingga aparat keamanan. Dengan sinergi yang kuat, berbagai potensi pertanian yang dimiliki daerah dapat dikembangkan secara maksimal.
“Polri berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat dalam berbagai program produktif yang mendukung ketahanan pangan. Kami berharap semakin banyak lahan yang dimanfaatkan untuk sektor pertanian sehingga dapat meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Kombes Pol. Warsono.
Melalui pemanfaatan lahan jagung di Desa Pejalin tersebut, diharapkan semangat masyarakat untuk mengembangkan sektor pertanian semakin meningkat. Selain memperkuat ketahanan pangan daerah, program ini juga diharapkan mampu menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengoptimalkan potensi lahan produktif guna mendukung swasembada pangan nasional.





