BERAU – Pengguna jalan nasional kembali mengeluhkan, jalur yang menghubungkan Samarinda ke Berau bahkan ke Kalimantan Utara rusak parah. Letaknya di Kelay, jalannya belum seluruh tersentuh perbaikan hingga menimbulkan kegelisahan bagi pengguna jalan.
Syarif misalnya, pengemudi yang terjebak di jalur Kelay menyebutkan dirinya sudah tertahan di jalan sejak hari Selasa 28 Juli 2026.
“Kalau lihat patok ukurannya di STA 48+400, saya dari kemarin disini mau tidak mau bermalam di tengah hutan,” ujarnya, Rabu 29 Juli 2026.
Penyebabnya, mobil truk besar bermuatan tidak dapat menanjak. Ditambah lajur sebelahnya tidak dapat dilalui karena licin.
“Ada yang nekat naik lajur sebelahnya, ternyata tidak mampu. Akhirnya terjebak,” jelasnya.
Pengemudi lainnya, Supriadi meminta Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) untuk lebih serius menangani jalan yang menjadi nadi bagi Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
“Kami minta ketegasan dari PU-nya, agar kontraktor yang mengerjakan jalan ini lebih serius. Jangan main-main, apalagi uang negara,” tutupnya.





