78 Tahun Polwan Mengabdi, Bukan Sekadar Seragam,Satu Polwan Dituntut Beri Dampak Luar Biasa

Rabu, 9 September 2026

Publika Sumbar-Ada tumpeng yang dipotong, ada penghargaan yang diserahkan. Namun di balik seremoni itu, tersimpan pesan yang lebih besar: 78 tahun perjalanan Polisi Wanita (Polwan) adalah perjalanan panjang pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.


Suasana penuh syukur dan kebersamaan terasa di Polda Sumatera Barat saat memperingati Hari Jadi ke-78 Polwan Republik Indonesia Tahun 2026, Selasa (9/9/2026).


Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., bersama Ibu Asuh Polwan Polda Sumbar Ny. Sari Djati Wiyoto Abadhy, Irwasda, jajaran Pejabat Utama (PJU), serta personel Polwan mengikuti syukuran yang digelar secara virtual Kegiatan berlangsung di Ruang Hoegeng Lantai IV Mapolda Sumbar mulai sekitar pukul 10.00 WIB.


Meski dikemas sederhana, suasananya terasa hangat.
Para personel Polwan berkumpul dalam satu momentum untuk menengok kembali perjalanan panjang perempuan Bhayangkara dalam menjalankan tugas kepolisian
Puncaknya, Kapolda Sumbar memotong tumpeng.


Potongan tumpeng itu menjadi simbol rasa syukur atas 78 tahun pengabdian Polwan sekaligus menjadi tanda kebersamaan antara pimpinan, Ibu Asuh Polwan, para pejabat utama dan seluruh personel Polwan Polda Sumbar.
Namun peringatan tahun ini tidak hanya berbicara soal usia.


Ada pesan penting yang ingin dibawa Polwan memasuki perjalanan berikutnya, Pesan itu terangkum dalam tema “One Police Woman, Extraordinary Impact”.


Satu Polwan, satu pengabdian, tetapi diharapkan mampu memberikan dampak yang luar biasa.
Artinya, kehadiran Polwan tidak cukup hanya terlihat dalam seragam dan tugas kedinasan.


Lebih dari itu, setiap Polwan diharapkan mampu menghadirkan rasa aman, memberikan pelayanan terbaik, serta menjadi sosok yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Di tengah suasana syukuran, sejumlah personel Polwan Polda Sumbar juga mendapat penghargaan atas prestasi yang telah diraih di berbagai bidang.


Kapolda Sumbar menyerahkan penghargaan tersebut secara simbolis sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, dedikasi dan kontribusi para Polwan dalam membawa nama baik institusi Polri.


Penghargaan itu sekaligus menjadi penyemangat bagi personel lainnya agar terus mengukir prestasi.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan, Hari Jadi ke-78 Polwan merupakan momentum untuk bersyukur sekaligus memperkuat semangat pengabdian.


“Hari Jadi Polwan ke-78 ini menjadi momentum bagi kita untuk bersyukur atas perjalanan panjang pengabdian Polisi Wanita. Semangat kebersamaan dan pengabdian ini harus terus kita jaga dan tingkatkan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Susmelawati.


Ia mengatakan, kiprah Polwan yang dirasakan saat ini tidak terlepas dari perjuangan dan dedikasi para pendahulu.
Para Polwan generasi terdahulu telah memberikan fondasi bagi perempuan di tubuh Polri untuk terus berkembang dan mengambil peran dalam berbagai bidang tugas.


“Semoga momentum Hari Jadi ke-78 ini semakin memperkuat soliditas, profesionalisme dan semangat pengabdian Polwan Polda Sumbar. Berbagai prestasi yang telah diraih juga menjadi penyemangat untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi institusi dan masyarakat,” tuturnya.


78 Tahun Bukan Akhir, Tapi Awal untuk Terus Berdampak
Delapan puluh tahun belum. Tujuh puluh delapan tahun perjalanan justru menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak mengenal garis akhir.


Kini tantangannya semakin besar Masyarakat membutuhkan polisi yang bukan hanya hadir ketika terjadi persoalan, tetapi juga mampu membangun kedekatan, memberikan perlindungan dan menghadirkan rasa aman.
Di titik itulah pesan “One Police Woman, Extraordinary Impact” menjadi penting.


Sebab, satu tindakan kecil seorang Polwan bisa berarti besar bagi masyarakat yang dilayaninya.
Satu pelayanan yang tulus bisa meninggalkan kesan.
Satu keberanian bisa memberi perlindungan.
Dan satu pengabdian bisa menjadi alasan bagi masyarakat untuk semakin percaya kepada Polri.


78 tahun Polwan bukan sekadar angka.
Di dalamnya ada perjalanan, perjuangan, prestasi dan pengabdian.


Dan perjalanan itu kini diteruskan dengan semangat baru: terus mengabdi, terus melayani dan terus memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat. (Bli Made)

Bagikan:
Berita Terkait