BULUNGAN – Pengguna jalan untuk ruas Tanjung Selor hingga Batas Bulungan diharapkan berhati-hati. Pasalnya, jalan tersebut lagi dalam pengerjaan. Hanya saja di lapangan pekerjaan tidak berjalan dengan baik.
Tampak lubang menganga siap memangsa pengendara, terlihat juga tidak diberikan penanda rambu. Tentu membahayakan pengendara terutama yang membawa laju kendaraannya.
Terlihat juga di beberapa titik ada tumpukan material di tengah jalan tanpa adanya rambu. Tentu sangat membahayakan pengendara.
Jalung, seorang pengguna jalan mengeluhkan sikap kontraktor yang menangani ruas Tanjung Selor menuju Batas Bulungan terkesan semberono dan asal-asalan.
“Jalan hanya digali tidak ditutupi lagi dan tidak dipasangi rambu. Saya hampir jatuh dibuatnya,” ucapnya kepada media ini ketika hendak ke Berau.
Begitu juga pengendara lain, Sulaiman mengatakan tumpukan material yang terkesan diabaikan dan dibiarkan hingga ke tengah jalan.
“Coba lihat tumpukan material yang didekat Crusher Kayan STA 32 dibiarkan saja tanpa diberikan rambu-rambu,” jelasnya.

Dirinya juga meminta Kementerian Pekerjaan Umum dibawah kendali PPK 1.1 Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) I Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Utara (Kaltara) untuk bertindak tegas terhadap kontraktor yang menangani jalan tersebut.
“Jangan hanya dibiarkan begitu, pengawasannya mana sama kontraktor. Jangan main-main sama uang negara,” pungkasnya.





