Borneo 79 Farm Jadi Pembeli Pertama Jagung via Aplikasi SP2HP

Senin, 10 Agustus 2026

TANJUNG SELOR – Made Wahyu Rahadia, pemilik Borneo 79 Farm, menjadi pembeli pertama melalui aplikasi Koperasi SP2HP Bulog Cabang Bulungan di Tanjung Selor, Kalimantan Utara.


Borneo 79 Farm merupakan usaha peternakan mandiri yang berlokasi di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Usaha tersebut telah memiliki legalitas melalui Nomor Induk Berusaha (NIB) 1808220043534.


Pembelian melalui aplikasi Koperasi SP2HP ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses peternak terhadap kebutuhan pakan, khususnya jagung.


Kepala Bulog Bulungan, Oktavianoor, mengatakan ketersediaan stok jagung masih menjadi salah satu kendala dalam memenuhi kebutuhan peternak di wilayah Bulungan dan sekitarnya.


“Karena stok kami terbatas dan kami melayani tiga kabupaten, supaya dapat semua kami bagi. Rencana kami mau minta tambahan stok jagung untuk mencukupi kebutuhan jagung di tiga kabupaten tersebut,” ujar Oktavianoor.


Ia menjelaskan, Bulog Bulungan saat ini harus membagi stok jagung yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan di tiga kabupaten.


Karena itu, pihaknya berencana mengajukan penambahan pasokan kepada Bulog pusat agar kebutuhan jagung bagi peternak dapat dipenuhi secara lebih optimal.


Menurut Oktavianoor, tambahan stok tersebut nantinya akan dikoordinasikan dengan Bulog pusat. Pasokan dapat didatangkan dari gudang Bulog di daerah lain yang memiliki ketersediaan jagung.


“Bisa saja sumbernya dari gudang Bulog di daerah lain, termasuk kemungkinan dari Sulawesi,” katanya.
Dengan adanya aplikasi Koperasi SP2HP, Bulog berharap proses pembelian dan penyaluran komoditas kepada peternak dapat berlangsung lebih mudah dan terdata.


Borneo 79 Farm sebagai pembeli pertama di aplikasi tersebut menjadi salah satu contoh pelaku usaha peternakan mandiri yang memanfaatkan akses resmi untuk mendapatkan kebutuhan jagung sebagai bagian dari keberlangsungan usaha peternakan di Kaltara.(***)

Bagikan:
Berita Terkait