Dinkes Bulungan Ajak Kader Posyandu Perkuat Peran Wujudkan Indonesia Emas 2045

Rabu, 24 Juni 2026

PUBLIKA.CO.ID. TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, drg. Imam Sujono, mengajak kader Posyandu untuk memperkuat peran dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak sebagai upaya mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Ajakan itu disampaikan dalam rapat koordinasi Posyandu yang dihadiri Direktur Business Development and Relation PT PKN Tria Suprajeni beserta jajaran, organisasi perangkat daerah terkait, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulungan, camat, kepala desa, kepala puskesmas, dan kader Posyandu.

Menurut Imam, kualitas generasi yang akan memimpin Indonesia pada 2045 ditentukan oleh kondisi kesehatan anak sejak dalam kandungan hingga usia balita. Karena itu, Posyandu memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.

“Posyandu memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi emas. Kader Posyandu bukan hanya melakukan penimbangan dan pencatatan, tetapi juga mendampingi tumbuh kembang anak, memberikan edukasi kepada orang tua, serta membantu mencegah stunting,” kata Imam.

Ia menilai kader Posyandu menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan dasar di tingkat desa dan kelurahan karena berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kehadiran kader juga menjadi penghubung antara warga dengan fasilitas layanan kesehatan.

Imam meminta para kader terus meningkatkan kapasitas melalui pelatihan dan pembelajaran berkelanjutan. Selain itu, kader diharapkan mampu menjadi teladan dalam menerapkan pola hidup sehat serta mendorong orang tua untuk rutin memantau tumbuh kembang anak.

Menurut dia, keberhasilan mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas memerlukan kolaborasi antara kader Posyandu, puskesmas, pemerintah desa, dan masyarakat.

“Setiap balita yang tumbuh sehat hari ini adalah calon pemimpin dan penerus bangsa pada tahun 2045. Kesuksesan Indonesia Emas juga dimulai dari Posyandu yang ada di desa dan kelurahan,” ujarnya.

Kegiatan pembinaan dan penguatan kapasitas kader Posyandu di Kabupaten Bulungan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Program tersebut juga diarahkan untuk mempercepat penurunan angka stunting serta berbagai masalah kesehatan anak lainnya.

Imam optimistis target mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter dapat tercapai apabila seluruh pihak terus menjaga kolaborasi dan komitmen dalam mendukung pelayanan kesehatan dasar di masyarakat.

Bagikan:
Berita Terkait