Dialektik.id, TANJUNG SELOR – Rencana pemekaran sejumlah kelurahan di Kabupaten Bulungan mendapat dukungan dari DPRD Bulungan. Dukungan tersebut disampaikan usai pemaparan hasil kajian pemekaran kelurahan oleh Universitas Borneo Tarakan di Gedung BKPSDM Bulungan, Rabu (3/6).
Anggota Komisi I DPRD Bulungan, Slamet Widodo, mengapresiasi hasil kajian yang dinilai mampu memberikan gambaran jelas terkait kebutuhan pemekaran wilayah guna meningkatkan pelayanan publik dan pemerataan pembangunan.
Menurutnya, sejumlah wilayah seperti Tanjung Selor Hilir dan Tanjung Selor Hulu dinilai telah memenuhi persyaratan untuk dimekarkan berdasarkan hasil kajian yang dipaparkan.
“DPRD pada prinsipnya menyetujui hasil kajian ini. Tujuannya untuk pemerataan pembangunan sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Slamet.
Ia menjelaskan, perkembangan jumlah penduduk serta meningkatnya kebutuhan pelayanan publik menjadi alasan utama pentingnya pemekaran kelurahan dilakukan. Dengan wilayah administrasi yang lebih proporsional, pemerintah dinilai akan lebih mudah menjangkau masyarakat dan mempercepat pelaksanaan program pembangunan.
Meski demikian, Slamet menegaskan bahwa pemekaran tidak boleh hanya sebatas pembentukan wilayah administratif baru. Pemerintah juga harus menyiapkan perangkat pemerintahan dan sumber daya yang memadai agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.
“Tuntutan perkembangan daerah membuat pemekaran perlu dilakukan. Namun yang terpenting adalah kesiapan perangkat dan kemampuan agar pelayanan benar-benar optimal,” tegasnya.
Ia berharap proses pemekaran yang masih berjalan saat ini dapat terus dikawal bersama oleh pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat. Jika seluruh persyaratan telah terpenuhi, pemekaran kelurahan diyakini menjadi peluang besar untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bulungan.





