PUBLIKA KALTARA– Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Agus Wijayanto menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan empat peserta seleksi Calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Panda Polda Kalimantan Utara yang dinyatakan lulus Sidang Penentuan Akhir (Pantukhir) Tingkat Pusat di Akademi Kepolisian, Semarang, Senin (27/7/2026).
Kepada Media Publika, Irjen Pol. Agus Wijayanto mengatakan, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi Polda Kalimantan Utara sekaligus bukti bahwa proses rekrutmen anggota Polri dilaksanakan secara profesional, objektif, dan berintegritas.
“Selamat kepada empat calon Taruna dan Taruni Akpol Panda Polda Kalimantan Utara yang berhasil lulus seleksi tingkat pusat. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang tinggi.
Jadilah calon perwira Polri yang berintegritas, profesional, serta senantiasa mengabdi untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolda Kaltara.

Empat peserta yang dinyatakan lulus terdiri atas tiga Calon Taruna, yakni Tera Maikelin, Revalino Afrinuel Damanik, dan Dyrga Rantesalu, serta satu Calon Taruni, Nola Pangestu.
Selama pelaksanaan Sidang Pantukhir Tingkat Pusat, seluruh peserta mendapat pendampingan langsung dari Karo SDM Polda Kalimantan Utara, Kombes Pol. Warsono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA., sebagai bentuk dukungan dan perhatian terhadap seluruh proses seleksi yang dijalani putra-putri terbaik Kalimantan Utara.
Kapolda menegaskan, keberhasilan para peserta menunjukkan bahwa penerimaan Taruna dan Taruni Akpol dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis), mengedepankan objektivitas, profesionalisme, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Seluruh tahapan seleksi dilakukan secara ketat sesuai ketentuan yang berlaku untuk menghasilkan calon-calon perwira Polri yang memiliki kualitas akademik, kesehatan, kemampuan jasmani, mental kepribadian, serta integritas yang tinggi.
Menurut Kapolda, pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi Polda Kalimantan Utara, khususnya Biro SDM, dalam mencetak sumber daya manusia Polri yang unggul dan Presisi.

Ia berharap keberhasilan empat peserta tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Kalimantan Utara untuk terus berprestasi dan mempersiapkan diri mengikuti seleksi penerimaan anggota Polri pada tahun-tahun mendatang.
“Polda Kalimantan Utara berkomitmen untuk terus menyelenggarakan proses rekrutmen yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis guna mewujudkan sumber daya manusia Polri yang unggul, Presisi, dan mampu menjawab tantangan tugas kepolisian di masa depan,” tutupnya. (MD)





