TANJUNG SELOR-Ibu Alfrida, seorang pengurus berpengalaman di LKSA Panti Asuhan Yatim dan Dhuafa Rita Walidah Aisyiyah yang berlokasi di Jalan Rajawali Gang Delima RT 46, Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas dukungan dan kepedulian yang terus mengalir kepada panti asuhan yang dipimpinnya. Salah satu donatur yang masih konsisten memberikan bantuan hingga kini adalah mantan Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol Daniel Adityajaya, yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Bali.
Menurut Ibu Alfrida, meskipun Irjen Pol Daniel Adityajaya telah pindah bertugas ke Provinsi Bali sebagai Kapolda, komitmen beliau untuk membantu anak-anak yatim piatu dan dhuafa di panti asuhan tersebut tetap terjaga dengan baik. “Sampai saat ini, Beliau masih berdonasi secara rutin untuk mendukung kebutuhan dan keberlangsungan operasional panti asuhan kami,” ungkap Ibu Alfrida dalam wawancara singkat.
Menjaga tali silaturahmi dan dukungan untuk kegiatan sosial merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi keberlangsungan hidup anak-anak asuh di panti. Donasi tersebut dipakai untuk kebutuhan dasar siswa seperti makanan, pakaian, perlengkapan sekolah, serta program pendidikan dan pembinaan karakter.
Ketika dikonfirmasi Media Publika melalui Via Wa Seluler, Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya, memberikan salam hangat kepada Ibu Alfrida dan seluruh anak yatim piatu di panti asuhan Rita Walidah Aisyiyah. “Salam buat Ibu Alfrida dan anak-anak yatim piatu di sana. Semoga bantuan yang kami berikan dapat turut membantu meringankan beban sekaligus memberi semangat bagi mereka dalam menempuh pendidikan dan kehidupan,” ujarnya.
Kapolda Bali juga menegaskan bahwa meskipun tugas sudah berpindah tempat, tanggung jawab sosial dan kemanusiaan tetap menjadi prioritas. “Memberi adalah bagian dari pengabdian kami sebagai pelayan masyarakat, dan saya yakin kegiatan ini dapat terus berkelanjutan dengan dukungan berbagai pihak,” tambahnya.
Sebagai pengurus Panti Asuhan Rita Walidah Aisyiyah, Ibu Alfrida memegang peranan penting dalam memajukan dan menjaga kestabilan operasional panti. Ia tidak hanya mengatur administratif dan manajemen harian, tetapi juga berperan sebagai penghubung antara panti asuhan dengan para donatur dan mitra sosial.
Ketika ditanya tentang tantangan yang dihadapi, Ibu Alfrida mengungkapkan: “Kami menghadapi banyak tantangan, terutama dalam hal pendanaan dan kebutuhan operasional agar semua anak yatim dan dhuafa dapat terpenuhi haknya secara maksimal. Namun, berkat dukungan Pak Daniel dan donatur lain, kami terus berusaha memberikan yang terbaik.”
Bantuan rutin yang masuk memberikan dampak besar bagi kehidupan dan perkembangan anak asuh di panti. Dengan adanya dana yang cukup, panti dapat menyelenggarakan program pendidikan formal maupun pelatihan keterampilan, kesehatan, serta kegiatan mental spiritual yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
Anak-anak di panti pun mendapatkan kesempatan untuk mengikuti sekolah dengan fasilitas memadai, mendapatkan asupan gizi yang baik serta lingkungan yang penuh kasih sayang dan perhatian. Hal ini turut membentuk karakter dan mental mereka sebagai generasi penerus yang siap bersaing di masa depan.
Ibu Alfrida menyampaikan harapan agar komunitas dan para dermawan lain turut melanjutkan tali kasih dan kepedulian kepada anak-anak di panti asuhan. Ia percaya bahwa bantuan dan perhatian yang berkelanjutan akan sangat berarti dalam membangun masa depan anak-anak yang berada dalam kondisi kurang beruntung.
“Kami membuka pintu kepada siapa saja yang ingin turut serta membantu, karena kehadiran mereka sangat berarti untuk meningkatkan kesejahteraan dan pendidikan anak-anak ini,” pungkasnya.
Kisah tentang donasi yang terus mengalir dari Irjen Pol Daniel Adityajaya, mantan Kapolda Kaltara yang kini menjabat Kapolda Bali, menjadi contoh nyata betapa kepedulian sosial dapat melintasi batas geografis dan jabatan. Bersama Ibu Alfrida dan tim pengurus Panti Asuhan Rita Walidah Aisyiyah, donasi ini membantu membentuk masa depan cerah bagi anak-anak yang membutuhkan.
Dedikasi kedua pihak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan tanggung jawab sosial yang patut diteladani, serta memberikan inspirasi agar lebih banyak individu dan institusi yang turut mendukung kegiatan sosial serupa demi mewujudkan masyarakat yang peduli dan sejahtera.
Reporter: Bli Made





