PUBLIKA.CO.ID. TANJUNG SELOR – Ketua Satgas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Bulungan, H. Risdianto, memimpin langsung kegiatan pembinaan dan monitoring pelaksanaan program SPPG di sejumlah titik layanan di Kabupaten Bulungan.
Kegiatan yang berlangsung bersama jajaran pemerintah daerah tersebut turut melibatkan Asisten II, Asisten III, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kepala Dinas Kesehatan drg. Imam Sujono , Dinas Pendidikan, dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan.
Pembinaan dilakukan untuk memastikan seluruh SPPG menjalankan layanan sesuai standar yang telah ditetapkan, mulai dari aspek pelayanan gizi, keamanan pangan, sanitasi lingkungan, hingga pengelolaan limbah. Dalam kegiatan tersebut, tim meninjau secara langsung kondisi sarana dan prasarana pendukung di masing-masing unit pelayanan.
Hasil monitoring menunjukkan sebagian besar SPPG telah beroperasi dengan baik dan memenuhi standar pelayanan yang ditentukan. Meski demikian, tim masih menemukan beberapa catatan yang perlu segera ditindaklanjuti, terutama terkait pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Risdianto menegaskan bahwa keberadaan IPAL merupakan bagian penting dalam mendukung keberlanjutan program pemenuhan gizi. Menurut dia, fasilitas tersebut harus berfungsi optimal untuk mengolah limbah yang dihasilkan agar tidak mencemari lingkungan.

“IPAL harus dikelola dengan baik dan berfungsi sebagaimana mestinya. Jangan hanya dibangun untuk memenuhi syarat, tetapi harus mampu mengolah limbah secara efektif demi menjaga kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” kata Risdianto saat memberikan arahan kepada pengelola SPPG.
Selain menyoroti pengelolaan IPAL, tim pembinaan juga memberikan sejumlah rekomendasi terkait peningkatan tata kelola layanan, kebersihan lingkungan, serta pemenuhan standar operasional yang menjadi bagian dari pelaksanaan program SPPG.
Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui Satgas SPPG berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan evaluasi secara berkala.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan setiap unit pelayanan mampu memberikan layanan pemenuhan gizi yang berkualitas, aman, sehat, sekaligus memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.
Pembinaan berkelanjutan juga diharapkan dapat memperkuat kualitas program SPPG sebagai salah satu upaya pemerintah dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kualitas gizi masyarakat di Kabupaten Bulungan. (MD)





