Operasi Gaktibplin di Mako Ditpolairud Polda Kaltara Meningkatkan Disiplin dan Profesionalisme Personel

Kamis, 27 November 2025

TARAKAN -Kabidprovam Polda Kaltara  Beserta Jajaran Kaltara Melaksanakan Gaktibplin di Satuan Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Utara (Kaltara) melaksanakan kegiatan Operasi Penegakan, Penertiban, dan Disiplin (Gaktibplin) di lingkungan Mako Ditpolairud Polda Kaltara. Kegiatan rutin ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolda Kaltara Nomor: Sprin/2007/XI/HUK.6.6./2025 tertanggal 25 November 2025, yang mengamanatkan pelaksanaan operasi penegakan disiplin, pemeriksaan kelengkapan administrasi kendaraan roda dua dan empat, serta pemeriksaan urine terhadap personel untuk mendeteksi penyalahgunaan narkotika.27/11/2025.

Pelaksanaan operasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabidpropam) Polda Kaltara, Kombes Pol Krishadi Permadi, S.I.K., M.H., ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan, integritas, dan profesionalisme personel Ditpolairud, demi menjamin kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri khususnya Polda Kaltara.

Operasi ini melibatkan personel Ditpolairud Polda Kaltara sebanyak 126 orang, dengan rincian hadir 74 orang dan tidak hadir 52 orang karena berbagai alasan, seperti dinas luar, pendidikan/prolat, izin, dan sakit. Hadir pula dalam kegiatan ini sejumlah pejabat utama Ditpolairud, personel Subbidprovos dari Bidpropam Polda Kaltara, serta tim medis dari Rumah Sakit Bhayangkara Tarakan.

Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin oleh Kabidpropam Kombes Pol Krishadi Permadi. Dalam arahannya, Kabidpropam menekankan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan seluruh personel terhadap aturan yang berlaku, baik dalam kedinasan maupun kehidupan pribadi. Beliau mengingatkan bahwa pelanggaran disiplin dan kode etik tidak akan ditoleransi, dan setiap laporan maupun indikasi pelanggaran harus menjadi bahan evaluasi serius.

Baca juga  Jembatan Salimbatu Tersenggol, Ini Penjelasan Kasatpolairud

Arahan tersebut juga berfokus pada upaya meningkatkan profesionalisme dan integritas personel, sebagai wujud penguatan kepercayaan masyarakat kepada Polri. Kabidpropam mengajak seluruh personel Ditpolairud untuk menjadikan operasi ini sebagai momentum perbaikan sikap dan kinerja.

Setiap personel Ditpolairud yang memasuki Mako Dicek kelengkapan administrasi kendaraan, yaitu Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM). Selain administrasi, kondisi kendaraan pun diperiksa guna memastikan laik jalan sesuai ketentuan lalu lintas internal. Pemeriksaan ini bertujuan mengurangi potensi pelanggaran lalu lintas dan mendorong disiplin berkendara di lingkungan kerja Polri. Kendaraan yang ditemukan kurang lengkap atau kedaluwarsa administrasinya mendapat catatan khusus untuk ditindaklanjuti.

Dilanjutkan dengan pengecekan sikap tampang, kelengkapan data diri, dan kerapian penggunaan seragam dinas. Pemeriksaan ini meliputi disiplin dalam berpakaian, seperti kerapihan rambut dan penggunaan atribut dinas yang sesuai standar. Kabidpropam secara langsung melakukan inspeksi, termasuk pemeriksaan handphone Pejabat Utama Ditpolairud guna mengantisipasi adanya aktivitas ilegal seperti judi online dan akses ke situs pornografi.

Baca juga  Kebakaran Rumah, Seorang Anak SMP Terbakar

Sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika, dilakukan pemeriksaan urine terhadap 50 personel Ditpolairud yang diambil secara acak, termasuk Dirpolairud, PJU, Bintara, dan Tamtama. Tes urine dilakukan oleh tenaga kesehatan Rumah Sakit Bhayangkara Tarakan dengan pengawasan ketat dari personel Subbidprovos.

Dari hasil pemeriksaan operasi Gaktibplin, sejumlah temuan pelanggaran administrasi dan disiplin sebagai berikut Bripka Upit Dianto: STNK R2 habis masa berlaku, Bripka Sardey: SIM A dan C habis masa berlaku, Brigpol Gian Lenconi: SIM C habis masa berlaku, Bripda Rudi Bahtiarl: STNK R2 habis masa berlaku, Bripda Mesak: SIM C habis masa berlaku, Bharada Dodi Wardhana Rambut panjang tidak sesuai aturan

Seluruh personel yang terbukti melanggar dikenakan hukuman disiplin berupa push-up sebagai bentuk pembinaan dan teguran agar lebih taat aturan di masa mendatang.Selain itu, tidak ditemukan personel yang tidak membawa atau tidak memiliki kelengkapan administrasi data pribadi sebagai anggota Polri, menunjukkan kepatuhan yang cukup baik dalam aspek tersebut. Hasil tes urine juga menunjukkan semua personel negatif dari indikasi penyalahgunaan narkotika, sebuah prestasi yang patut diapresiasi.

Baca juga  Ibu Alfrida, Pengurus LKSA Panti Asuhan Yatim dan Dhuafa Rita Walidah Aisyiyah Tanjung Selor: Donasi dari Mantan Kapolda Kaltara Masih Terus Berlanjut

Operasi Gaktibplin ini secara menyeluruh memantau kedisiplinan internal personel Ditpolairud Polda Kaltara dalam berbagai aspek, mulai dari administrasi kendaraan, sikap tampang, hingga perilaku terkait narkoba. Kegiatan ini membuktikan bahwa pengawasan internal yang ketat dan terstruktur sangat krusial untuk mencegah pelanggaran dan meningkatkan profesionalisme.

Arahan pimpinan memberikan motivasi bagi personel untuk memperbaiki diri serta menjaga nama baik institusi di tengah tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks. Personel Ditpolairud juga diingatkan agar mematuhi etika dan norma berlaku, agar menjadi contoh bagi masyarakat dan stakeholder terkait.

Kegiatan Operasi Gaktibplin di Mako Ditpolairud Polda Kaltara yang dilaksanakan pada 27 November 2025 ini merupakan implementasi nyata komitmen Polri dalam menciptakan lingkungan kerja yang disiplin, transparan, dan bebas dari pelanggaran. Dengan dukungan penuh pimpinan dan kesadaran personal seluruh anggota, diharapkan kedisiplinan internal dapat terus terjaga serta menjadi tonggak penguatan citra baik Polri di mata masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, diharapkan para personel yang mendapat teguran disiplin dapat mengambil pelajaran dan meningkatkan disiplin diri demi mendukung tugas kepolisian yang semakin profesional dan terpercaya Ujar Permadi Kepada Media Publika.

Reporter: Bli Made

Bagikan:
Berita Terkait