Panen Jagung Raya Serentak Kuartal I Tahun 2026: Momentum Strategis untuk Ketahanan Pangan Kalimantan Utara

Kamis, 8 Januari 2026

BULUNGAN-Kegiatan panen jagung raya serentak pada tanggal 8 Januari 2026 yang dihadiri oleh berbagai unsur mulai dari Pejabat pemerintah daerah, hingga para petani dan tokoh masyarakat Desa Antutan, Berbagai aspek penting yang menyertai kegiatan tersebut. Mulai dari manfaat, tantangan, program pendukung, serta harapan ke depan dalam upaya mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan di wilayah Kalimantan Utara. 

Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Wiyoto Abady dalam Sambutan nya Kegiatan panen raya hari ini dilaksanakan di desa antutan, kecamatan tanjung palas kabupaten bulungan pada lahan milik bapak Guntur dengan luas lahan 5 hektare dan potensi panen sebesar 5 ton jagung. kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara polri, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menghasilkan manfaat yang langsung dirasakan.

Secara keseluruhan panen serentak hari ini dilaksanakan di wilayah kabupaten bulungan dan kabupaten malinau, dengan rincian  total luas lahan panen serentak 5,3 hektare total potensi panen: 5 ton jagung.

Baca juga  Panen Raya Jagung Serentak Tahap III di Desa Kelubir: Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Sementara itu, khusus untuk bulan januari 2026, potensi panen jagung di wilayah kalimantan utara mencapai luas lahan  20,685 hektare potensi panen: sekitar 20 ton jagung.

Sebagai penguatan atas capaian tersebut, berdasarkan data badan pusat statistik (BPS) provinsi kalimantan utara tahun 2025 juga tercatat bahwa  luas panen hijauan mencapai 110 hektare, Luas panen jagung muda seluas 258 hektare, dan luas panen jagung secara keseluruhan mencapai 1.074 hektare.

Adapun dari sisi produksi, kalimantan utara mampu menghasilkan Produksi jagung tongkol kering panen (JTKP) sebesar 9.510 ton, produksi jagung pipilan kering kadar air 28 persen sebesar 7.196 ton, pipilan kering kadar air 14 persen mencapai 5.320 ton, dengan produktivitas tertimbang sebesar 49,52 ton per hektare.

Baca juga  Ponton Menabrak Jembatan Salimbatu Ini Kata Kasat Polair Polresta Bulungan

Data ini menegaskan bahwa sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, memiliki peran strategis dalam menopang ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi daerah. oleh karena itu, panen raya yang kita laksanakan hari ini bukan hanya sebuah seremoni, melainkan bagian dari langkah berkelanjutan menuju kemandirian pangan.

Kapolda  menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, serta seluruh pihak yang telah bekerja kerasmulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga tiba pada masa panen hari ini. kerja keras ini bukan hanya menghasilkan jagung, tetapi juga menanam harapan,kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bentuk keberlanjutan dan kepastian ekonomi bagi petani, setiap hasil panen jagung ke depan direncanakan akan diserap oleh bulog. langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga, menjamin pasar hasil panen, serta memberikan rasa aman dan semangat bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas. polri, khususnya polda kalimantan utara, akan terus berkomitmen untuk mendukung program ketahanan pangan, mendorong pemanfaatan lahan produktif, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Bulog, dan kelompok tani, Memastikan situasi kamtibmas yang kondusif agar aktivitas pertanian dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Baca juga  Kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Bulungan dalam Acara Penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah di Tarakan

Ia berharap kegiatan panen raya ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, namun menjadi pemicu semangat untuk terus mengembangkan sektor pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memperkuat ketahanan pangan di kalimantan utara. mari kita jadikan pertanian sebagai kekuatan ekonomi daerah, sekaligus wujud nyata pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa, dan negara Pungkasnya.

(Bli Made)

Bagikan:
Berita Terkait