TANA TIDUNG – Pemerintah Kecamatan bergerak cepat menanggapi keluhan masyarakat terkait jalan amblas di ruas penghubung Desa Seputuk–Kapuak, Kabupaten Tana Tidung.
Setelah menerima laporan, pihak kecamatan langsung berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk melakukan penanganan di lapangan.
Camat Muruk Rian, Carlena mengungkapkan, selain koordinasi dengan instansi teknis, pihaknya juga meminta tanggung jawab perusahaan yang diketahui mengangkut material berat dan melintas di jalur tersebut hingga menyebabkan kerusakan.
“Perusahaan sudah membantu menimbun bagian jalan yang amblas menggunakan material tanah. Penanganan dilakukan pada pagi harinya, dan kini jalan sudah bisa dilalui kembali,” jelasnya.
Sebagai langkah pencegahan, pemerintah kecamatan memasang portal pembatas pada mulia Minggu pagi, namun sore sudah rusak.
Portal tersebut dipasang untuk membatasi kendaraan berat agar tidak kembali melintasi jalan yang masih dalam tahap perawatan.
“Pemasangan portal bukan untuk menghalangi masyarakat, karena di wilayah ini juga ada warga yang berkebun dan berusaha. Kami hanya ingin menjaga agar jalan tidak rusak lagi, apalagi cuaca masih sering hujan,” ujarnya.
Namun, tak lama setelah dipasang, portal itu dilaporkan mengalami kerusakan. Dari hasil pengamatan di lapangan, kerusakan tersebut diduga terjadi bukan karena faktor teknis, melainkan disengaja.
“Kalau diperhatikan secara teknis, pasti kerusakan disengaja.Karena itukan menggunakan las, tapi dia jatuh berartikan disengaja.Kalau tidak disengaja, pasti ada bengkokan atau kerusakan di besi tersebut,” kata Camat.
Ia menegaskan, pembatasan kendaraan berat tetap diberlakukan sesuai ketentuan yang tertulis pada portal, yaitu maksimal enam ton. Sementara kendaraan kecil milik warga tetap diperbolehkan melintas.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dishub terkait penjagaan portal agar buka-tutupnya bisa diatur. Kami berharap masyarakat bisa bekerja sama menjaga fasilitas ini,” tambahnya.
Selain itu, Camat mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintasi ruas Seputuk–Kapuak, terutama saat musim hujan karena kondisi jalan licin dan berlumpur.
“Harapan kami, masyarakat dan perusahaan bisa ikut menjaga jalan ini bersama-sama. Kalau rusak lagi, yang dirugikan juga masyarakat sendiri,” tegasnya.
Untuk sementara waktu, pihak kecamatan menyarankan agar kendaraan besar dialihkan ke jalur provinsi hingga kondisi jalan benar-benar stabil.(**)





