Bhabinkamtibmas Berikan Pendampingan Petani Panen Jagung di Kecamatan Tanjung Palas Barat dan Tanjung Palas

Selasa, 30 September 2025

PUBLIKA BULUNGAN-Pertanian merupakan sektor vital dalam pembangunan ekonomi di daerah, termasuk Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Untuk menunjang ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan para petani, peran serta aparat keamanan khususnya Bhabinkamtibmas sangat diperlukan dalam memberikan pendampingan dan pengamanan proses pertanian mulai dari awal hingga panen. Dengan demikian, tercipta suasana yang kondusif sekaligus pengembangan pertanian secara berkelanjutan yang dapat membantu petani mengoptimalkan hasil.

Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto  Melalu kasi humas IPTU Magdalena Lawai,” Kegiatan pendampingan panen jagung oleh personil Bhabinkamtibmas dari Polsek Tanjung Palas Barat dan Polsek Tanjung Palas, yang mendampingi dan mendukung kelompok tani serta petani individual di wilayah mereka pada bulan September 2025.

Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Palas Barat yang bertugas dalam kegiatan pendampingan ketahanan pangan adalah Bripda Alexander Okto Baganu. Dalam pelaksanaan tugasnya, Bripda Alexander menggandeng Poktan Monkeng yang secara khusus fokus mengembangkan tanaman jagung di Desa Long Pari. Salah satu petani yang mendapat pendampingan langsung adalah Markus Terum, yang mengelola lahan jagung dengan luas kurang lebih 0,5 hektar. Penanaman jagung dilakukan pada bulan Juni 2025 dengan menggunakan varietas unggul jenis R1 yang dikenal tahan hama dan memiliki produktivitas baik.

Melalui arahan dan rekomendasi teknis yang dibantu oleh Bhabinkamtibmas serta para penyuluh pertanian, Markus berhasil menanam jagung menggunakan jumlah bibit sebanyak 5 kilogram. Selama proses tumbuh, petani mendapatkan dukungan dari aparat baik berupa pengawasan keamanan lahan agar tidak terjadi pencurian ataupun gangguan dari pihak lain, juga penyuluhan tentang perlakuan tepat terhadap tanaman agar produktivitas maksimal dapat tercapai.

Baca juga  Hampir 10 Kg Sabu Diungkap Ditresnarkoba Polda Kaltara,Begini Kronologinya

Pada bulan September 2025, tepatnya saat musim panen tiba, diperkirakan hasil panen mencapai 200 kilogram jagung pipil. Hasil tersebut direncanakan untuk dijual kepada tengkulak dengan harga jual sekitar Rp7.000 per kilogram. Dengan demikian, panen tersebut dapat memberikan penghasilan yang berarti bagi Markus dan mendukung ketahanan pangan di desa Long Pari. Bripda M. Royan Hidayat merupakan Bhabinkamtibmas dari Polsek Tanjung Palas yang juga aktif melakukan pendampingan kepada kelompok tani Sama Oren. Kelompok tani ini berada di wilayah Teluk Inding dengan luas lahan yang juga sekitar 0,5 hektar.

Ketua kelompok tani sama Oren adalah Muh Asri, sementara salah satu petani yang mendapat pendampingan langsung adalah Pak Asari. Seluruh kelompok tani ini telah mengalami proses pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan oleh Bhabinkamtibmas serta instansi terkait. Panen jagung di daerah Teluk Inding dilaksanakan pada tanggal 23 September 2025. Varietas jagung yang dihasilkan adalah jagung pipil, yang mana hasil panen kelompok ini mencapai sekitar 400 kilogram.

Keseluruhan proses panen diawasi dan didampingi secara langsung oleh Bripda Royan Hidayat untuk memastikan proses berjalan lancar, tidak ada gangguan keamanan, serta dapat menjadi contoh pelaksanaan panen yang baik di daerah sekitar. Dengan upaya ini, diharapkan produktivitas hasil pertanian dapat semakin meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.Salah satu fungsi utama peran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pertanian adalah memastikan keamanan di sekitar area pertanian, terutama saat musim tanam dan panen. Kehadiran aparat keamanan memberikan efek deterrent terhadap potensi pencurian atau gangguan kriminalitas lain yang dapat merugikan petani.

Baca juga  Pengamanan Tempat Ibadah, Polresta Bulungan Perkuat Kamtibmas di Wilayah Hukumnya

Bhabinkamtibmas juga berperan sebagai penghubung antara petani dengan institusi pemerintah seperti penyuluh pertanian dan dinas terkait. Penyuluhan mengenai teknik pertanian modern, cara penggunaan pestisida yang aman, hingga tata cara panen yang benar merupakan bagian dari program pendampingan yang langsung dilakukan di lapangan. Dengan pengawalan yang optimal dan pelaksanaan teknik yang tepat, hasil produksi pertanian dapat ditingkatkan. Hal ini tentunya berdampak langsung pada kesejahteraan petani, sehingga mereka dapat memiliki penghasilan yang lebih baik dan berkontribusi pada ketahanan pangan daerah.

Keberhasilan pendampingan Bhabinkamtibmas di kedua Polsek ini menunjukkan sinergi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat petani dalam mewujudkan ketahanan pangan di tingkat desa. Luas lahan yang relatif kecil namun berhasil memproduksi ratusan kilogram jagung menjadi indikasi bahwa dengan pengelolaan yang baik, hasil panen dapat optimal meskipun dalam skala terbatas. Penjualan hasil panen melalui tengkulak menjadi solusi praktis namun perlu mendapat perhatian agar petani tidak dirugikan harga. Perlu upaya dari pemerintah dan aparat terkait untuk memastikan harga yang adil dan kemudahan akses pasar sehingga petani mendapat keuntungan maksimal.

Baca juga  Generasi Muda Diberikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Judi Online Oleh Satgas TMMD Ke-121 Kodim Malinau 

Diperlukan pelatihan dan pengembangan kapasitas petani secara reguler dalam menggunakan varietas unggul, teknik penanaman, juga manajemen usaha tani agar hasil produksi dapat terus ditingkatkan.

Dianjurkan agar kelompok tani memiliki akses pasar lebih luas, termasuk potensi pemasaran langsung ke konsumen atau institusi pemerintah agar ketergantungan pada tengkulak dapat ditekan dan harga jual lebih menguntungkan.Pendampingan Bhabinkamtibmas hendaknya lebih intensif dan melibatkan berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Pertanian, Badan Ketahanan Pangan, dan lembaga swadaya masyarakat, serta perbankan untuk akses pembiayaan.

Kegiatan pendampingan Tanam dan Panen Jagung oleh Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Palas Barat dan Tanjung Palas merupakan contoh nyata peran aparat keamanan dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat. Keterlibatan langsung Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini tidak hanya memberikan rasa aman tetapi juga membangun kepercayaan serta sinergitas antara aparat dan komunitas petani. Diharapkan ke depannya sinergi ini dapat terus dikembangkan agar pertanian di Kabupaten Bulungan semakin maju, produktif, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat khususnya dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional Pungkas Magdalena Lawai.

Reporter Publika: Made Wahyu Rahadia

Bagikan:
Berita Terkait