Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke-61, Dinkes Gelar Pemeriksaan dan Edukasi Kesehatan Gratis di Kabupaten Bulungan

Minggu, 16 November 2025

PUBLIKA TANJUNG SELOR-Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-61, Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui Dinas Kesehatan Germas dan Pengendalian Penyakit Prioritas menggelar serangkaian kegiatan kesehatan di Tebu Kayan, Area Tugu Cinta Damal pada hari Minggu, 16 November 2025. Momentum penting ini dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan, khususnya terkait penyakit tidak menular (PTM) seperti kanker, jantung, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak.

Bupati Bulungan H. Syarwani Melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan drg. Imam Sujono MAP. Hari Kesehatan Nasional, yang diperingati setiap tanggal 12 November, merupakan ajang tahunan untuk mempromosikan upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia secara umum. Di Kabupaten Bulungan, Dinas Kesehatan Germas dan Pengendalian Penyakit Prioritas memfokuskan perhatian pada penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian tertinggi.

Penyakit-penyakit seperti kanker, penyakit jantung, stroke, gangguan fungsi ginjal (uronefrologi), serta masalah kesehatan ibu dan anak menjadi prioritas karena dampaknya yang sangat besar terhadap kualitas hidup masyarakat dan beban biaya kesehatan. Oleh karena itu, edukasi dan pemeriksaan dini menjadi kunci utama dalam menangani dan meminimalisir risiko penyakit tersebut.

Salah satu rangkaian kegiatan utama pada puncak peringatan HKN ke-61 adalah pemeriksaan kesehatan meliputi skrining penyakit tidak menular dan cek kesehatan gratis untuk masyarakat umum. Pelayanan ini terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa dipungut biaya, sehingga dapat menjangkau kelompok rentan yang mungkin selama ini sulit mengakses layanan kesehatan.

Baca juga  Bupati Bulungan Salurkan 300 Paket Nutrisi

Skrining PTM meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, pemeriksaan kolesterol, dan deteksi dini gejala penyakit jantung, stroke, serta tanda-tanda kanker tertentu. Selain itu, pemeriksaan fungsi ginjal melalui analisis urin juga dilakukan untuk mendeteksi gangguan awal yang mungkin terjadi. Pemeriksaan kesehatan ibu dan anak juga menjadi bagian dari kegiatan ini, dengan fokus pada penanganan gizi dan imunisasi.

Pelayanan skrining dan pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi faktor risiko atau gejala penyakit sehingga dapat segera mendapatkan pengobatan atau langkah pencegahan lebih dini. Dengan demikian, angka kasus dan kematian akibat penyakit tidak menular di Kabupaten Bulungan diharapkan dapat menurun secara Selain pemeriksaan.

Acara ini juga mengadakan sesi edukasi kesehatan terkait penanganan dan pencegahan serangan jantung. Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian utama di Indonesia dan memerlukan penanganan cepat untuk menghindari risiko kematian maupun cacat permanen.

Narasumber dari tenaga medis profesional memberikan informasi penting kepada masyarakat mengenai faktor risiko penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas, gaya hidup tidak sehat, dan konsumsi rokok. Selain itu, masyarakat juga diberikan pengetahuan tentang gejala awal serangan jantung yang perlu diwaspadai, seperti nyeri dada, sesak napas, dan kelemahan tubuh.

Pentingnya gaya hidup sehat, pola makan seimbang, aktivitas fisik rutin, serta pengelolaan stres ditekankan sebagai langkah utama pencegahan. Lebih dari itu, diberikan juga edukasi teknis tentang tindakan pertolongan pertama yang dapat dilakukan oleh keluarga atau masyarakat sekitar bila menemui seseorang yang mengalami serangan jantung.

Baca juga  Mahasiswa Kembali Berunjukrasa, Ini Penjelasan Detail Kapolda dan Gubernur Kaltara

Untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi keadaan darurat medis seperti serangan jantung, kegiatan ini juga menyelenggarakan pelatihan dan simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD). Simulasi ini bertujuan melatih masyarakat agar dapat memberikan pertolongan awal dengan benar sebelum tenaga medis profesional tiba di lokasi kejadian.

Kegiatan simulasi meliputi praktik teknik Resusitasi Jantung Paru (RJP), penggunaan alat bantu napas sederhana, dan tindakan lain yang dapat menyelamatkan nyawa korban serangan jantung atau gangguan pernapasan. Pelatihan ini dipandu oleh petugas medis dan instruktur yang berpengalaman sehingga peserta dapat memahami dan mempraktikkan langkah-langkah bantuan dasar secara tepat.

Simulasi BHD tidak hanya bermanfaat bagi tenaga kesehatan, tetapi juga sangat berguna bagi masyarakat umum, guru, siswa, dan kelompok komunitas, agar semakin banyak orang yang memiliki kesadaran dan kemampuan untuk menyelamatkan nyawa.

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan membangun budaya hidup sehat dalam masyarakat melalui aktivitas promotif dan preventif. Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam Germas untuk mengurangi risiko penyakit tidak menular dan meningkatkan kualitas hidup.

Melalui kegiatan puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional ini, Germas dan Dinas Kesehatan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama peduli terhadap kesehatan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga pola hidup sehat merupakan kunci keberhasilan program kesehatan jangka panjang.

Baca juga  Dorong Sinergitas Antar Instansi,Untuk Peningkatan PAD Kaltara

Dengan dilaksanakannya pemeriksaan kesehatan gratis dan edukasi mengenai pencegahan penyakit tidak menular, diharapkan masyarakat Kabupaten Bulungan semakin sadar pentingnya deteksi dini serta gaya hidup sehat. Langkah ini sangat strategis dalam menekan angka prevalensi penyakit kronis yang selama ini menjadi beban utama pada fasilitas kesehatan dan mengancam produktivitas masyarakat.

Edukasi dan pelatihan bantuan hidup dasar juga memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat, meningkatkan peluang keselamatan hidup bagi siapa saja yang mengalami serangan jantung maupun gangguan kesehatan kritis lainnya.

Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 dengan tema strategis ini sekaligus menjadi momentum untuk merefleksikan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam berkontribusi menjaga kesehatan dan kesejahteraan seluruh warga Kabupaten Bulungan.

Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui Dinas Kesehatan Germas dan Pengendalian Penyakit Prioritas terus berupaya menyebarkan informasi, meningkatkan kapasitas, serta menyediakan layanan kesehatan yang mudah diakses dan berkualitas. Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 yang dilaksanakan di Tebu Kayan Area Tugu Cinta Damal menjadi simbol sinergi program kesehatan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas.

Mari kita jaga kesehatan bersama dengan rajin memeriksakan kondisi tubuh, menerapkan pola hidup sehat, dan siap memberikan pertolongan kepada sesama. Semoga kegiatan ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat Bulungan dan menjadi inspirasi untuk pengembangan program kesehatan ke depan. Selamat Hari Kesehatan Nasional ke-61 Ujar Imam Kepada Media PUBLIKA.

Reporter:Bli Made

Bagikan:
Berita Terkait