TANJUNG SELOR – Semangat emansipasi kembali digaungkan dari tubuh kepolisian. Kasat Polairud Polresta Bulungan, IPTU Magdalena Lawai, menyuarakan pesan kuat dalam momentum peringatan Hari Kartini dengan tema besar: Perempuan Berdaya: Akses Setara, Kepemimpinan Nyata, dan Layanan Publik Inklusif. Selasa 21 April 2026.
Di tengah sorotan terhadap peran perempuan di sektor publik, Magdalena tampil tegas. Ia menekankan bahwa peringatan Kartini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan agar tampil dan memimpin tanpa hambatan.
“Semoga dengan peringatan Hari Kartini ini membuka kesempatan bagi semua orang, khususnya wanita Indonesia, tanpa diskriminasi, menghargai keberagaman, dan mengakomodasi kebutuhan setiap individu menjadi lebih baik, termasuk penyandang disabilitas,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa perubahan pola pikir di lingkungan pelayanan publik, termasuk kepolisian, terus bergerak ke arah yang lebih inklusif.
Magdalena juga menyoroti pentingnya akses yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia menilai, perempuan harus memiliki ruang yang sama dalam kepemimpinan, pengambilan keputusan, hingga pelayanan kepada masyarakat tanpa terkecuali.
Tema yang diusung tahun ini dinilai bukan sekadar slogan, melainkan dorongan nyata agar pelayanan publik semakin ramah terhadap semua kalangan, termasuk kelompok rentan yang selama ini kerap terpinggirkan.
Dalam konteks ini, peran perempuan di institusi kepolisian pun semakin terlihat. Tidak hanya sebagai pelengkap, tetapi menjadi motor penggerak perubahan, menghadirkan pendekatan yang lebih humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Peringatan Hari Kartini kali ini menjadi pengingat bahwa perjuangan belum usai. Namun satu hal yang pasti, suara perempuan kini semakin lantang—menuntut kesetaraan, menghadirkan kepemimpinan nyata, dan memastikan layanan publik benar-benar inklusif bagi semua. (MD)





