PUBLIKA BULUNGAN – Kabar duka datang dari Desa Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan. Seorang warga bernama Juli Pongamba (53) meninggal dunia saat terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Jumat (28/8/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 Wita di Jalan Trans Desa Sajau Hilir RT 07. Korban diketahui telah ikut membantu proses pemadaman karhutla selama kurang lebih empat hari.
Ps. Kasi Humas Polresta Bulungan Aipda Hadi, Diduga, korban mengalami kelelahan dan kekurangan oksigen setelah berada di lokasi yang dipenuhi asap kebakaran.
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula ketika korban bersama sejumlah warga sedang berupaya memadamkan api di lahan milik warga. Sekitar pukul 17.15 Wita, korban kemudian keluar menuju mesin alkon untuk menurunkan tekanan air.
Rekan-rekan korban sempat memanggil dan meminta korban menurunkan tekanan mesin. Namun, tidak ada respons dari Juli Seorang saksi, Lalmut (59), kemudian mendatangi korban untuk memastikan kondisinya.
Saat tiba di lokasi, korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri di atas mesin alkon. Lalmut bersama warga lainnya kemudian berupaya memberikan pertolongan sembari meminta bantuan ambulans.
Korban selanjutnya dibawa ke Pustu Desa Sajau Hilir untuk mendapatkan pemeriksaan Namun, setelah diperiksa tenaga kesehatan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Tanjung Selor sebelum dipulangkan ke rumah duka di Jalan Trans Desa Sajau Hilir RT 07 Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Sejumlah kondisi pada tubuh korban dilaporkan mengalami perubahan warna kehitaman, sementara korban diduga mengalami kekurangan oksigen dan kelelahan setelah berhari-hari terlibat dalam pemadaman karhutla.
Kondisi lokasi saat kejadian juga dipenuhi asap akibat kebakaran Juli Pongamba diketahui lahir di Balikpapan pada 30 Juli 1973 dan merupakan warga Desa Sajau Hilir RT 07, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Peristiwa ini menjadi duka bagi warga yang selama beberapa hari bersama-sama berupaya mengendalikan karhutla di wilayah tersebut.
Masyarakat yang terlibat dalam pemadaman karhutla juga diingatkan untuk memperhatikan kondisi fisik dan keselamatan, mengingat paparan asap serta aktivitas pemadaman dalam waktu lama dapat membahayakan kesehatan.
Saat ini jenazah Juli Pongamba telah berada di rumah duka. Informasi lebih lanjut terkait kejadian tersebut masih menunggu perkembangan dari pihak terkait. (MD)





