CCTV Ungkap Dugaan Tabrak Lari di Bulungan, Mahasiswa Tewas, Truk Merah Menghilang

Rabu, 4 November 2026

PUBLIKA TANJUNG SELOR – Kecelakaan lalu lintas yang diduga melibatkan sebuah truk merah berujung maut di Simpang Tiga Tanjung Selor–Berau Km 4, Kelurahan Jelarai Selor, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Selasa, 3 November 2026.


Ps Kasi Humas Aida Hadi Purnomo, Seorang pengendara sepeda motor Yamaha Vixion bernomor polisi KT 5102 DU, Chandra Wahyudi Ingan, meninggal dunia setelah mengalami luka serius di bagian kepala. Sementara penumpangnya, Junior Bia, mengalami sejumlah luka dan dinyatakan mengalami luka ringan.


Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.10 WITA. Kedua korban pertama kali ditemukan warga dalam kondisi tergeletak di badan jalan dengan sejumlah luka.


Informasi awal yang dihimpun dari masyarakat kemudian ditindaklanjuti Unit Laka Lantas Polresta Bulungan. Petugas mendatangi lokasi kejadian, melakukan pemeriksaan, mengamankan kendaraan korban, serta mengumpulkan keterangan dari masyarakat sekitar.


Namun, penyelidikan menemukan petunjuk penting. Berdasarkan pemeriksaan rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi, kecelakaan tersebut diduga melibatkan satu unit truk berwarna merah yang hingga kini belum diketahui nomor polisi maupun identitas pengemudinya.


Ironisnya, kendaraan yang diduga terlibat benturan itu justru meninggalkan lokasi kejadian. Pengemudinya diduga tidak berhenti untuk memberikan pertolongan kepada korban maupun melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian.


Dugaan tabrak lari pun menjadi salah satu fokus penyelidikan Unit Laka Lantas Polresta Bulungan. Polisi kini berupaya mengidentifikasi kendaraan dan pengemudi truk merah yang terekam CCTV.


Chandra mengalami luka serius di bagian kepala serta luka robek pada telapak kaki kiri. Nyawanya tidak tertolong. Adapun Junior mengalami luka robek di bagian dahi sebelah kiri dan luka pada kedua kaki.


Dalam penanganan perkara ini, petugas juga mengamankan dua botol minuman beralkohol dari lokasi kejadian. Namun, belum ada keterangan resmi yang memastikan kaitan barang bukti tersebut dengan penyebab kecelakaan.


Sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai korban mengalami kerusakan pada bagian depan. Kerugian material sementara ditaksir mencapai Rp1 juta.


Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan kendaraan, mengecek kondisi korban di RSUD, serta menyiapkan visum et repertum. Keterangan saksi juga masih dikumpulkan untuk memperkuat penyelidikan.


Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan dan identitas truk yang diduga terlibat masih dalam proses penyelidikan ujar Hadi. (Bli)

Bagikan:
Berita Terkait