PUBLIKA BUKITTINGGI – Pemandangan berbeda terlihat di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Minggu (27/9/2026) pagi. Ribuan orang berlari dan berjalan memenuhi suasana kota Bukan aksi massa, melainkan 3.500 pelari yang ikut meramaikan Police Women Run IV Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita Republik Indonesia.
Sejak pagi, kawasan Tugu Polwan, Kota Bukittinggi, menjadi pusat kegiatan Peserta datang dari berbagai daerah dan terbagi dalam dua kategori.
Sebanyak 1.500 peserta turun di kategori 10K, sedangkan 2.000 peserta lainnya mengikuti kategori 5K, Jumlah peserta yang mencapai 3.500 orang membuat Police Women Run IV menjadi salah satu kegiatan olahraga yang ikut menghidupkan suasana Kota Bukittinggi pada akhir pekan.
Kapolda Sumatera Barat bersama Forkopimda Provinsi Sumbar, Forkopimda Kota Bukittinggi dan para tamu undangan turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Sejumlah pejabat yang hadir antara lain Walikota Bukittinggi, Kapolresta Bukittinggi, Dandim 0304 Agam, Ketua DPRD Bukittinggi, Ketua Pengadilan Negeri Bukittinggi, pejabat utama Polda Sumbar serta Kapolres/ta jajaran Polda Sumbar.
Perwakilan Polwan dari berbagai daerah di Indonesia juga hadir dalam kegiatan tersebut Bukan Sekadar Lomba Lar, Begitu aba-aba diberikan, peserta kategori 10K terlebih dahulu dilepas melalui flag off. Ribuan pelari kemudian bergerak mengikuti lintasan yang telah ditentukan.
Suasana semakin semarak ketika Kapolda Sumbar bersama pejabat utama Polda Sumbar dan Forkopimda mengikuti Fun Walk Namun, Police Women Run IV tidak berhenti pada aktivitas olahraga Panitia juga menyiapkan rangkaian hiburan yang membuat suasana semakin meriah.
Mulai dari penampilan band, tari kreasi Polwan, penayangan selayang pandang profil Polwan hingga penampilan artis, Hadiah untuk peserta kategori 10K dan 5K juga diserahkan dalam rangkaian acara tersebut. Tak kalah menarik, panitia juga menyediakan grand prize bagi peserta.
Kepada Media Publika Irjen Pol. Djati Wiyoto Abady Kapolda Sumbar dalam sambutannya mengatakan Police Women Run IV merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita Republik Indonesia. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Culture Policing.
Konsep tersebut menekankan pola pemolisian yang mampu beradaptasi dan berinteraksi dengan nilai sosial, budaya serta karakter masyarakat sekitar, Karena itu, kegiatan olahraga seperti Police Women Run dinilai menjadi salah satu ruang interaksi antara polisi dan masyarakat.
Polisi tidak hanya hadir dalam konteks penegakan hukum dan keamanan, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan yang melibatkan banyak kalangan.
3.500 Peserta, UMKM Ikut Dapat Dampak Yang menarik, kehadiran ribuan peserta juga diharapkan membawa dampak bagi perekonomian Kota Bukittinggi.
Djati menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan ikut mendorong promosi pariwisata dan pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.
Ribuan peserta yang datang dari berbagai daerah otomatis menjadi bagian dari promosi Kota Bukittinggi, Mereka tidak hanya mengikuti lomba, tetapi juga berkesempatan menikmati suasana kota wisata tersebut.
Bagi pelaku UMKM, keramaian seperti ini membuka ruang bagi meningkatnya aktivitas perdagangan selama kegiatan berlangsung.

Dengan demikian, Police Women Run IV tidak hanya meninggalkan jejak langkah para pelari di lintasan, Ada pula pesan tentang olahraga, kebersamaan, pariwisata dan geliat ekonomi masyarakat.
Setelah seluruh rangkaian lomba dan hiburan selesai, kegiatan Police Women Run IV Tahun 2026 berakhir sekitar pukul 11.10 WIB.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam kondisi aman dan tertib. Dari Tugu Polwan, ribuan peserta kemudian meninggalkan lokasi setelah sebelumnya ikut meramaikan peringatan HUT ke-78 Polwan.
Sebanyak 3.500 orang, dua kategori lomba, satu kota wisata yang ikut bergeliat—Police Women Run IV 2026 menjadi bagian dari cara Polwan merayakan hari jadinya bersama masyarakat. (Bli Made)





