TANJUNG SELOR, — Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Jelarai Selor, Kecamatan Tanjung Selor, Kamis, 7 Mei 2026. Satu unit rumah milik warga bernama Aden Apuy hangus terbakar. Dugaan sementara, api dipicu arus pendek listrik dari bagian dapur rumah.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 WITA di Jalan Uma Bilung Lung RT 32 RW 01, Desa Jelarai Selor. Saat kebakaran terjadi, rumah dalam kondisi kosong.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh yunianto Melalui humas Aipda Hadi Pemilik rumah, Aden Apuy, diketahui sedang berada di ladang atau kebun di Kilometer 57. Sementara istrinya tengah berada di Kabupaten Berau Regency.
Anak pemilik rumah, Jhon Aden, mengatakan dirinya sempat meninggalkan rumah sekitar pukul 17.30 WITA bersama istrinya untuk mengunjungi rumah pamannya yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggal mereka.
“Sekitar pukul 18.00 WITA saya mendapat informasi dari warga bahwa rumah terbakar. Saat saya pulang, api sudah besar,” ujarnya.
Saksi lain, Yubang Aci, tetangga korban, mengaku mendengar teriakan anak-anak yang memberitahu adanya kebakaran.bSaat keluar rumah, ia melihat kobaran api sudah membesar dari bagian belakang rumah milik Aden Apuy.
Warga sempat berupaya menyelamatkan rumah dengan mendobrak pintu depan, namun gagal karena pintu terkunci dari dalam.
Mereka kemudian mendobrak pintu dapur dan berhasil masuk. Namun kondisi api di area dapur sudah terlalu besar sehingga upaya pemadaman manual tidak memungkinkan dilakukan.
“Warga akhirnya keluar kembali dan mencari bantuan,” kata saksi. Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran milik BPBD Kabupaten Bulungan Regency dikerahkan ke lokasi. Selain itu, satu unit mobil AWC dari Batalyon A Pelopor North Kalimantan Regional Police turut membantu proses pemadaman.
Setelah berjibaku selama sekitar satu setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 19.30 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta.
Pasca kebakaran, Jhon Aden bersama istrinya untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat mereka yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Hingga kini, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif, sementara aparat masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kebakaran ujar Hadi. (MD)





