‎7 Pos Pengamanan Lebaran, Fokus Antisipasi Kecelakaan di Jalur Trans Kaltara di Siapkan Polres Tana Tidung

Kamis, 12 Maret 2026



‎TIDENG PALE – Menjelang arus mudik Lebaran, jajaran Polres Tana Tidung menyiapkan tujuh pos pengamanan dan pelayanan untuk memastikan keamanan masyarakat selama perayaan Idul Fitri 1447 H.

‎Kapolres Tana Tidung AKBP Eko Nugroho mengatakan, dari tujuh pos tersebut, dua di antaranya merupakan pos pelayanan yang berada di Simpang AJP (Trans Kaltara).

‎Pos tersebut dibangun melalui kerja sama dengan pemerintah daerah serta unsur TNI.

‎“Total ada tujuh pos yang kita siapkan. Dua pos pelayanan berada di Simpang AJP, kemudian ada juga beberapa pos di pelabuhan untuk mengantisipasi aktivitas penumpang,” ujarnya usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Kayan 2026 di RTH. H. Joesoef Abdullah, Kamis (12/3) sore.

‎Ia menjelaskan, penempatan pos di pelabuhan dilakukan karena adanya perkiraan peningkatan penumpang transportasi speedboat selama periode mudik Lebaran.

‎Namun hingga saat ini, pemesanan tiket masih terpantau normal dan belum menunjukkan lonjakan signifikan.

‎“Estimasi dari Polda memang akan ada peningkatan penumpang speed. Tapi sampai sekarang pemesanan tiket masih terbatas, belum ada lonjakan yang signifikan,” katanya.

‎Salah satu lokasi yang juga mendapat perhatian adalah Pelabuhan Sebawang, yang menjadi jalur mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.

‎Untuk pengamanan Lebaran tahun ini, personel yang dilibatkan merupakan gabungan dari berbagai unsur.

‎Dari Polri sendiri terdapat sekitar 91 personel, ditambah anggota TNI, instansi terkait, serta pelibatan anggota Pramuka Saka Bhayangkara, sehingga total kekuatan mencapai sekitar 225 personel.

‎Selain pengamanan, pihak kepolisian juga memprioritaskan antisipasi kecelakaan lalu lintas, khususnya di jalur Trans Kalimantan Utara yang dikenal berkelok.

‎“Pengalaman saat Natal dan Tahun Baru kemarin, kita sudah memprediksi titik rawan kecelakaan dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Target kita pada arus mudik Lebaran kali ini juga sama,” jelasnya.

‎Menurutnya, kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta tenaga kesehatan sangat penting agar penanganan korban kecelakaan dapat dilakukan dengan cepat.

‎Di Simpang AJP juga akan disiapkan fasilitas rest area bagi pengendara yang melintas.

‎ Fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pengemudi yang merasa lelah agar dapat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

‎“Jangan memaksakan diri saat mengemudi. Jalur di Tanah Tidung ini kelok-kelok, tidak ada yang benar-benar lurus, jadi kalau sudah lelah sebaiknya istirahat,” pungkasnya.

Bagikan:
Berita Terkait