Patroli Laut Lintas Negara Menguat, Polda Kaltara–Sabah Malaysia Gelar Rendezvous Rahasia Bahas Keamanan Perbatasan

Jumat, 24 April 2026

KALTARA,— Di tengah dinamika keamanan kawasan perbatasan yang tak pernah benar-benar sunyi, langkah senyap namun strategis kembali dilakukan. Polda Kalimantan Utara menggencarkan koordinasi lintas negara lewat pertemuan khusus di laut dengan pasukan kepolisian Malaysia.

Atas arahan Kapolda Kaltara, Irjen Pol Djati Wiyoto Abady, kegiatan rendezvous (RV) digelar oleh Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Polairud, Kombes Pol.Tidar Wulung Dahono, bersama Pasukan Police Marine Wilayah 4 Sabah, Malaysia.

Pertemuan di laut ini bukan sekadar simbolik. Ini adalah bagian dari implementasi kerja sama strategis bilateral yang dikenal sebagai Joint Police Cooperation Committee (JPCC) dalam kerangka Malindo.

Dalam forum tersebut, kedua pihak membedah isu-isu krusial yang terus membayangi kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia di Kalimantan Utara. Mulai dari potensi penyelundupan, aktivitas ilegal lintas negara, hingga penguatan patroli bersama di wilayah rawan.

Sumber internal menyebutkan, kegiatan ini rutin dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah perairan perbatasan yang kerap menjadi jalur “sunyi” berbagai aktivitas ilegal.

“Koordinasi ini penting untuk memastikan tidak ada celah yang dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan lintas negara,” ungkapnya.

Dengan kondisi geografis yang kompleks laut terbuka, pulau-pulau kecil, hingga Ribuan jalur tikus wilayah perbatasan Kaltara memang menjadi titik rawan. Karena itu, sinergi dua negara bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

Pesan yang tersirat dari pertemuan ini tegas perbatasan bukan zona abu-abu. Siapa pun yang mencoba bermain di sana, akan berhadapan dengan dua negara sekaligus ujar Tidar. (MD)

Bagikan:
Berita Terkait